SHARE DAN BERBAGI DALAM KOMUNITAS SOSIAL MEDIA INDONESIA

SHARE DAN BERBAGI DALAM KOMUNITAS SOSIAL MEDIA INDONESIA

SHARE DAN BERBAGI DALAM KOMUNITAS SOSIAL MEDIA INDONESIA

SHARE DAN BERBAGI DALAM KOMUNITAS SOSIAL MEDIA INDONESIA

SHARE DAN BERBAGI DALAM KOMUNITAS SOSIAL MEDIA INDONESIA

Tampilkan postingan dengan label Obat Tradsional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Obat Tradsional. Tampilkan semua postingan

MEGIX ITU ILMU HITAMKAH?


Megix, Hipnotis, Telepati atau apapun istilahnya, aku menyangka itu semua adalah ilmu hitam dengan penuh jampi jampi tapi ternyata aku harus menepis semua itu, setelah aku ikut training telepati, walaupun harus merogoh kantong lumayan banyak aku paksakan juga untuk ikut training, penasaran bro, karena instrukturnya siBule dari Belanda. Loh kok bisa? Mana si Bule kagak bisa bahasa Indonesia, untungnya ada penterjemah, jadi kendala bahasa teratasi. Mungkin anda bertanya, kenapa sibule yang harus jadi instruktur (ngajarin) bukannya Mbah Dukun Sakti yang tersebar di Negeri ini? itu si Bule emangnya bisa?

Sebelum melangkah jauh aku buatkan sebuah ilustrasi sbb:

Pada suatu hari Si Bob sedang asyik berjalan sendirian disebuah jalan atau gang, tiba-tiba datang anjing yang galak dan mengejar Si Bob, tentu saja Si Bob kaget dan lari terbirit-birit, makin kencang si Bob berlari, makin kencang pula tuh anjing mengejarnya dan karena panik Si Bob gak sadar telah lari kejalan yang salah! jalannya buntu saudara-saudara ha ha ha. Wah gimana nih, sebelah kiri tembok, kanan tembok, depan tembok tinggi, balik arah... matilah awak digigit anjing...ha ha! akhirnya Si Bob memutuskan dengan mengambil ancang-ancang dan melompatlah dia setinggi-tingginya pada tembok didepannya, apakah dia berhasil? Wouuuuuw tembok setinggi itu ternyata dia mampu melompatinya, horeee.. tepuk tangan semua he he he.

Keesokan harinya Si Bob kembali ke tembok yang dia lompati kemarin dan dia jadi bengong dan terheran-heran, kok bisa yah aku melompati tembok setinggi ini (dalam hati)? Apakah karena aku takut, panik atau apalah bisa melompati tembok setinggi itu? Jawabannya apa kira-kira yah?

Pertanyaan itulah yang diteliti secara ilmiah oleh para pakar telepati manca negara, dan setelah melalui proses cukup panjang dan berbagai macam uji coba ternyata dalam setiap manusia itu ada satu kekuatan yang amat dasyat yaitu otak (pikiran).

Semua orang mempunyai kekuatan dasyat tersebut, cuman kitanya tidak faham atau tidak tau cara untuk mengasah kekuatan tersebut. Apakah kita harus dikejar anjing dulu baru akan muncul kekuatan itu? Orang bule emang otaknya pintar, dari berbagai penelitian dan percobaan serta beragam latihan ahirnya terjawab sudah bahwa kekuatan tersebut dapat dimunculkan setiap saat kapapun dan dimanapun.

Mungkin segelintir mbah dukun yang ada di Negeri ini sudah faham dan mengetahui adanya kekuatan seperi itu, tapi sayang banyak yang menjadikannya mystik dan dianggap ilmu khusus yang sudah turun temurun, persepsi yang keliru inilah yang ingin aku coba luruskan, Boleh kan?

Lanjut gak nih bro!

OK, lanjut!! Contoh 
sederhana aja yah... jika anda muslim pasti anda Sholat khan? Nah pada saat takbir dengan mengangkat tangan anda mengucapkan Allahu Akbar, saking khusunya anda mengucapkan sampai panjang dan dalaaaaaaam merasuk dalam hati : Allaaaaaaaaaaahu Akbar, sedalam itulah proses fokus pikiran terjadi, fokus terus fokus hingga menumpu pada satu kekuatan Sang Illahi, jangan munculkan bayangan lain teruslah fokus, ayo terus....tapi sayang sering kali kelanjutan sholat kita malah muncul bayangan lain yang sifatnya duniawi seperti utang belum bayar, diputus sama pacar atau apalah, yaaaah bagaimana mau fokuskan pikiran kalau dah mikirin macam-macam, pasti deh anda sering sholatnya begitu, ya gak..!


Bagaimana caranya supaya sholat kita bisa khusu? mau tau! Jamaah, oh jamaaaah! he he he


Pada saat anda takbir Allahu Akbar, pada saat itulah anda harus memunculkan gambaran Zat Yang Maha Besar itu, seperti apa rupa dan bentuknya? tanyalah guru ngaji anda yang bisa memastikannya karena aku bukan guru ngaji he he, tapi sebagai ilustrasi... ini contoh loh.

Katakanlah bentuk Tuhan itu seperti Tulisan Allah, dihadapan anda tulisan Allah itu bersinar terang benderang dan anda kini tengah berhadapan langsung dengan Sinar itu, teruslah Sholat, ucapkan ayat-ayat Qura'n dengan benar dan apa yang kita ucapin kudu diresapi dan tau artinya!

Kalau anda melakukan dengan benar pasti sholat anda akan khusu dan jangan lupa pada saat kita Sholat berpakaianlah dengan baju yang bersih dan terbagus, contoh sederhananya : kalau kita mau apel kerumah pacar he he : Sebelum berangkat dandan dulu pastinya dan bisa-bisa 2 jam tuh, pake baju model terkini, rambut disisir rapi, pake minyak wangi lagi udah gitu bolak balik dicermin (ngaca deh), udah cakap belum? udeee.... udah cakep bro! berangkat deh he he, ada juga tuh kebiasaan buruk Ama Sao : kalau mau ngurus KTP dikelurahan, oiiii pakaianya rapi bangat, pake sepatu lagi, sampai2 jalannya miring karena gak biasa pake sepatu,kalau ditanya mau kema pak de? mau ketemu lurah katanya! lah giliran mau sholat, mau menghadap Tuhan, masa pakaian asal-asalan, kadang gak pake baju, kain sarungnya yang dipanjangi (naik) sampai kebahu ha ha ha, baru takbir Allahu Akbar, lah tau tau sudah amin aja, buru-buru mau kemana pak de? Kalau Sholat seperti ini mana mungkin Do'a nya dikabulin Tuhan? Dan satu kata kunci yang mesti Anda pegang kalau mau Sholat yang khusu : Jangan biarkan bayangan dihadapan anda kosong melompong, kekosongan itulah yang diisi oleh mahluk setan, maka hadirkan bayangan Tuhan dihadapanmu, bentuknya seperti apa... sekali lagi tanya guru ngaji Anda.



Oalaaa.. jadi melenceng ceritane! OK kembali ke lap top!!!!

Ada beragam cara untuk bisa memfokuskan pikiran kita, media apapun yang anda pakai terserah asal bisa menuntun anda ke fokus pikiran yang diharapkan. Kalau yang muslim yah bisa cara seperti diatas dan yang non muslim sesuai keyakinan anda saja, yang pasti keyakinanlah yang bisa membuat kita fokus, karena pada waktu aku training yang ikut training cukup banyak dengan latar belakang keyakinan yang berbeda-beda, ada muslim, kristen, hindu dan lain-lain tapi mampu memfokuskan pikiran dengan keyakinan masing-masing.

Langsung kita praktek aja yah!

Anda berani gak jalan telanjang kaki diatas bara api yang sedang menyala? Pasti gak ada berani kaaaaan! Nah sekarang saatnya anda harus berani dan yakin seyakin-yakinnya anda bisa jalan diatas bara api, caranya bagaimana? 

Nah sebagai tahap uji coba, tarulah bara api itu dengan jarak satu sampai lima meterlah.

Pada titik awal bara api, sebelum melangkah, mulailah fokuskan pikiran anda, entah bacaan atau jampi-jampi apa terserah anda yang penting bisa membangkitkan fokus pikiran anda, fokus terus fokus terus dan teruuuuus hingga merasuk dalam hati, ubahlah pikiran anda bahwa bara api yang menyala didepan anda menjadi permadani empuk yang ada di hotel mewah, ubah terus ubah, api-permadani, api-permadani teruuuus api-permadani, api-permadani hingga tinggal satu pikiran bahwa didepan anda hanyalah permadani, permadani,permadani dan yakin, silakan jalan, anda takan merasakan panas apapun karena anda tengah berjalan diatas permadani yang empuk, dan jika anda berhasil maka tugas anda harus meyakinkan pada semua orang bahwa anda tidak menggunakan ilmu sihir, ilmu hitam atau apalah tapi anda menggunakan kekuatan pikiran anda sendiri, tapi kalau gagal....? Anda harus coba dan coba lagi, jangan pernah menyerah tetaplah semangat.

Mungkin uji coba dengan bara api terlalu serem kali yah... nah ini aku kasih uji coba yang sangat sederhana sekali :

Dipekarangan rumah anda, tarulah sebuah batu besar yang kalau anda angkat sendiri agak beratlah, tandailah batu itu pada awal posisinya, sekarang anda siap uji coba, entah dengan duduk bersila, berdiri atau apa saja yang penting anda bisa fokus gituloh. Seperti yang diterangkan pada bara api diatas, maka ubahlah dalam pikiran anda batu itu menjadi segumpal kapas, batu-kapas, batu-kapas teruuuus,dan teruuuuus ayo teruuuuus dan sekarang tinggal kapas, anda tetap ditempat dan gunakan isyarat telunjuk anda, geserlah kapas itu satu senti atau satu meter dari tempat semula dan lihat hasilnya, kalau batu itu berhasil Anda geser berarti anda sudah berhasil dalam memfokus pikiram dan jika belom....anda harus mengulangi lagi dan berkacalah dimana letak kesalahannya, emang latihan ini tidak cukup sekali dua kali.

Kalau anda ingin kebal dipukul sampai-sampai yang memukul kita terpental sendiri tanpa anda lawan, prosesnya sama seperti diatas, ubahlah diri anda menjadi beton atau baja, maka yang memukul kita akan terpental dan merasakan sakit yang luar biasa, lah bajai eh baja dilawan yah kelengarlah he he, begitu juga untuk hal-hal yang lainnya tinggal anda ubah : yang berat jadi ringan, yang susah jadi gampang dan seterusnya, gampang kan, cuman yang susah ya itu.... memfokurkan pikiran dan ingat saudara-saudara, kalau Anda sudah bisa, pintar dan jago.... janganlah takabur dan sombong... gunakanlah kekuatan pikiran jika memang sudah sangat terdesak jangan gunakan untuk kesombongan, jika anda menggunakan untuk kesombongan, malapetakalah yang akan menimpa anda. Tarulah anda baru bisa memindahkan batu, eeee bukannya memindahkan ketempat yang benar malah diangkat tinggi-tinggi dan dijatuhkan ke rumah orang lain hingga roboh, taulah cendirilah akibatnya, pasti deh anda akan digebukin orang se RT ha ha ha.

Ada satu lagi bro... ! Dengan kekuatan pikiran kita juga mampu menyembuhkan berbagai penyakit yang Anda rasakan atau menyembuhkan penyakit orang lain, bagaimana caranya? Misalkan Anda sakit perut, segera konsentrasi dan fokuskan pikiran anda dan bawalah pikiran anda ketempat yang anda rasakan sakit, seolah-olah anda menggunakan tangan anda, peganglah apa yang sakit itu, tarik pelan-pelan dan bawa keluar melalui ujung jari kaki atau jika anda ingin mengeluarkannya lewat maaf (dubur) anda akan merasa seperti... maaf (kentut), jika anda merasakannya begitu... itu tandanya anda berhasil.

Nah Bagaimana kalau mengobatin orang lain? Prosesnya sama, tapi sebelumnya tanyalah apa yang dia rasakan sakit, peganglah tangannya dan tuntunlah orang itu tentu saja dalam kekuatan pikiran anda, atau kalau anda sudah mahir... tanpa anda pegangpun anda sudah bisa, biasanya orang bilang, mengobati dengan cara seperti itu, katanya menggunakan ilmu tenaga dalam, benaaaar! gak salah tuh! Hanya saja...mungkin persepsinya aja yang berbeda, bukan tenaga dalam sih sebenarnya tapi kekuatan pikiran he he he...! Yang membuat kita ketinggalan Di Negeri ini, kalau kita tanya teknik atau trik pada orang pintar suka dijawab : pake bacaan ini, atau jampi-jampi ini itu, atau harus puasa seribu satu malam ha ha ha, biasanya orang pintar itu takut aja kali, takut ilmunya ada yang menyaingi nantinya.

Sekali lagi ini bukan tipu muslihat atau sekedar teori belaka tapi benar-benar ini nyata dan ilmiah, anda percaya atau tidak gak ada untung buat aku, tapi kalau anda ingin benar-benar yakin, tanyalah orang pintar disekitar anda tentang kekuatan pikiran ini, mungkin jawabnya agak berbeda tapi sesungguhnya kekuatan pikiranlah dasar semuanya.

Kesempurnaan dapat tercipta terhadap orang yang beriman, sabar serta tawakal pada sang Illahi adalah perbuatan terpuji, kesombongan hanya meciptakan iri hati dan dengki, hingga membuat goncang keseimbagan diri ahirnya ketawa ketiwi sendiri, amit-amit dah, itu namanya ude gileeee kaliiii ha ha ha....

Sekian, mudah-mudah tulisan ini berguna untuk saya dan anda semua, mohon maaf kali aje ada sale-sale kate, maafin ane yah...! eh ane bukan orang betawe, tapi tinggal dikampung orang betawe.

Wassallam
abunawarbima@gmail.com

MANFAAT SRIKAYA (GAROSO MBOLO) UNTUK KESEHATAN



Srikaya (Annona squamosa L.) merupakan tanaman buah yang memiliki banyak sebutan di berbagai daerah di Indonesia. Ada yang menyebutnya delima bintang, serba bintang, sarikaya, seraikaya, serkaya, surikaya, srikawis, sarkaja, serakaja, sirikaja, garoso mbojo (bima), ata, atis soe walanda, sirikaya, sirikaja, dan hirikaya. Kalau di tempat ada buah srikaya ini disebut apa?


Dari bentuk buah dan daunnya, sekilas srikaya ini mirip dengan buah sirsak. Begitu pun khasiatnya, jika daun sirsak berkhasiat untuk pengobatan tradisional, maka daun dan buah srikaya pun begitu. Bahkan hampir semua bagian tanaman srikaya ini bermanfaat sebagai obat.

Manfaat Daun Srikaya
Daunnya digunakan untuk mengatasi batuk, demam, reumatik, menurunkan kadar asam urat darah yang tinggi, diare, disentri, rectal prolaps pada anak-anak, cacingan, kutu kepala, pemakaian luar untuk borok, luka, bisul, skabies, kudis, dan ekzema. Contoh pemakaian:

Borok dan bisul
Cuci daun segar secukupnya, lalu giling sampai halus. Tambahkan sedikit garam, lalu gunakan ramuan ini untuk menurap borok atau bisul dan balut. Dalam sehari, ganti 2--3 kali.

Tiba-tiba pingsan, menenangkan penderita histeris
Cuci daun segar secukupnya, lalu tumbuk sampai halus. Dekatkan gilingan daun tadi pada hidung penderita agar baunya terhisap oleh penderita.

Cacingan pada anak
Cuci daun srikaya segar (15 lembar), lalu rebus dengan lima gelas air sampai tersisa tiga gelas. Setelah dingin, saring dan minum tiga kali sehari, masing-masing satu gelas.

Gangguan pencernaan
Cuci daun srikaya segar secukupnya, giling sampai halus, lalu tambahkan minyak kelapa secukupnya. Tempelkan pada perut.

Kudis
Cuci daun srikaya segar (15 lembar), lalu giling sampai halus. Remas dengan air kapur sirih sebanyak satu sendok teh dan gunakan untuk menggosok kulit yang kudis. Lakukan sehari dua kali.

Manfaat Biji dan Buah Srikaya
Bijinya juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi pencernaan lemah, cacingan, dan mematikan kutu kepala dan serangga. Buah sirsak yang masih muda digunakan untuk mengobati diare, disentri akut, dan gangguan pencernaan (atonik dispepsia).Berikut ini contoh pemakaiannya:

Membasmi kutu anjing
Mandikan anjing yang berkutu dengan air rebusan daun atau biji srikaya. 
Caranya, tumbuk halus daun atau biji srikaya, tambahkan air secukupnya, lalu saring airnya dan gunakan untuk memandikan anjing.

Mematikan kutu kepala
Cuci biji srikaya (10 butir) dan daun srikaya segar (1 genggam), lalu giling sampai halus. Tambahkan sedikit minyak kelapa, lalu aduk merata. Turapkan pada kulit kepala, lalu bungkus dengan kain. Setelah tiga jam, buka dan cuci sampai bersih. Jangan sampai bilasan air masuk ke mata karena dapat menyebabkan iritasi dan meradang.

Mematangkan bisul
Ambil isi buah yang sudah masak, lalu giling halus. Tambahkan sedikit garam sambil diaduk merata, turapkan pada bisul, lalu balut dengan kain kasa.

Manfaat Akar dan Kulit Kayu


Akarnya digunakan untuk mengobati sembelit, disentri akut, depresi mental, dan nyeri tulang punggung. Kulit kayu digunakan untuk mengatasi diare, disentri, dan luka berdarah. Contoh Pemakaian:

Diare
Cuci kulit batang srikaya (6--10 g), potong kecil- kecil, lalu tambahkan gula merah secukupnya. Rebus dengan empat gelas air sampai tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring dan minum dua kali sehari, masing-masing satu gelas.

Catatan :
  1. Ibu hamil dilarang minum rebusan biji buah srikaya.
  2. Hati-hati jika minum rebusan biji, kulit kayu, dan akar srikaya karena mengandung racun.
  3. Hanya digunakan dibawah pengawasan herbalis berpengalaman.

MANFAAT BUAH MANGGIS


Manggis adalah satu-satunya buah yang tidak pernah busuk walaupun didiamkan berada diatas tanah selama apapun. Malahan Dia akan mengering dan menjadi kayu. Itu semua dikarenakan Manggis mempunyai antioksidan yang luar biasa. Berikut ini kami sajikan 17 + 34 Khasiat dari Buah Manggis ;


1. MENYEMBUHKAN DAN MENCEGAH KANKER
Sekarang ini sedang dilakukan penelitian yang tiada henti tentang khasiat buah manggis terhadap penyakit-penyakit kanker. Hasil penelitian sementara, ekstrak yang terdapat pada buah manggis dapat mencegah tumbuhnya sel-sel pada penderita leukimia, menahan laju perkembangan sel pada kanker paru-paru, kanker hati, dan kanker usus.

2. MENCEGAH PENYAKIT YANG MEMATIKAN
Buah ini berkhasiat mengatasi penyakit yang dianggap berbahaya seperti diabetes, kanker, arthritis, Alzheimer, penyakit jantung, dan lainnya. Buah manggis memiliki kandungan zat xanthones yang bermanfaat untuk mengatasi penyakit-penyakit yang mematikan seperti di atas.

3. MENGURANGI BERAT BADAN
Masalah kegemukan terjadi karena membran sel dalam tubuh kita mudah membesar dan mengeras. Dan ini bisa diatasi oleh zat xanthones yang terdapat dalam buah manggis. Zat tersebut melunakkan kembali sel-sel, dan dengan cepat mengubah zat makanan menjadi energi. Kondisi ini membuat kita menjadi lebih sehat dan pada saat yang bersamaan bisa mengatasi kegemukan.

4. MENGHILANGKAN RASA SAKIT
Buah manggis juga berkhasiat mengurangi atau menghilangkan rasa sakit. Seorang dokter di Amerika Serikat mengaku mengganti obat-obatan penghilang rasa sakit yang diderita di lehernya dengan mengkonsumsi buah manggis secara rutin.

5. MENCEGAH PENYAKIT JANTUNG
Penyakit jantung dan arteriosclerosis terjadi karena pembuluh darah di sekitar jantung kehilangan elastisitasnya. Dan buah manggis bisa memulihkan kembali elastisitas pembuluh darah melalui antimikorbial dan antioksidan yang dimiliki buah tersebut. Setelah pembuluh di sekitar jantung sehat dan kuat, maka risiko terhadap serangan penyakit jantung berkurang.

6. MELAWAN RADIKAL BEBAS
Buah manggis mengandung catechins yang terbukti lebih efektif dan lebih berdaya guna dibandingkan vitamin C atau vitamin E dalam melawan radikal bebas yang ada di dalam tubuh kita. Dokter Frederc Templeman yang menulis buku “A Doctor Challenge, A Mangosteen Solution” menyarankan bahwa mengkonsumsi buah manggis setiap hari sebagai makanan suplemen, akan mendapatkan zat antioksidan lebih banyak dibandingkan suplemen manapun yang ditawarkan dalam obat-obatan.

7. MENGURANGI TEKANAN DARAH TINGGI
Hipertensi atau tekanan darah tinggi juga terjadi karena adanya gangguan pada pembuluh darah, dan ini beresiko terhadap penyakit jantung dan stroke. Buah manggis bisa mengatasi hal tersebut, terutama untuk menormalkan berat badan.

8. MEMELIHARA PENCERNAAN
Semakin berumur manusia, maka secara alamiah semakin berkurang zat asam di dalam perut. Kondisi ini meningkatkan bakteri di dalam perut sehingga menimbulkan penyakit diare, kemampuan usus menyerap makanan semakin berkurang, dan kelebihan gas. Gejalan-gejala seperti ini bisa diatasi oleh zat xanthones yang terdapat pada buah manggis. Xanthones berkhasiat mengatasi kelebihan bakteri, dan menyeimbangkan kembali kerja perut.

9. MENJAGA SALURAN KENCING
Secara alamiah sesuai dengan bertambahnya usia, kemampuan otot-otot pinggul pada wanita akan menurun. Dan kondisi ini berpengaruh pada saluran kencing. Demikian juga dengan pria yang akan mengalami pembesaran prostat sesuai dengan bertambahanya usia. Hal ini sering menimbulkan infeksi karena bakteri-bakteri yang tidak berguna tidak bisa dikeluarkan secara menyeluruh melalui saluran kencing. Zat xanthones yang ada pada buah manggis termasuk zat yang mengaktifkan antibakteri.

10. MENGATASI GANGGUAN PERNAPASAN
Salah satu keajaiban zat pembunuh bakteri xanthones yang terdapat pada buah manggis adalah mengatasi gangguan pernapasan.

11. MENYEMBUHKAN ASMA
Asama tergolong penyakit mematikan akibat kerusakan sistem pernapasan. Buah manggis menjadi obat alternatif yang ideal untuk menyembuhkannya karena memiliki kemampuan melawan infeksi dan mengandung zat-zat yang mengurangi alergis.

12. MENGOBATI DAN MENCEGAH DIABETES
Salah satu penyakit kronis yang banyak diderita manusia adalah diabetes. Dan untuk membantu proses penyembuhan disarankan mengkonsumsi buah manggis yang mengandung zat-zat yang menormalkan tekanan darah, memulihkan energi, dan zat yang mengurangi kelebihan gula dalam darah.

13. MEMELIHARA KEMAMPUAN MENTAL
Gangguan atau kerusakan otak yang sekarang banyak dialami manusia adalah demensia, Alzherimer, Parkinson, stroke dan lain-lain yang merusak sistem syaraf pusat. Untuk mencegah hal ini, disarankan mengkonsumsi buah manggis yang banyak mengandung zat antioksidan. Zat ini juga mencegah mental degeneration (penurunan kemampuan mental).

14. MENINGKATKAN ENERGI
Buah manggis berkhasiat memulihkan stamina. Beberapa orang yang memakan buah manggis secara teratur mengaku mendapatkan energi tambahan saat melakukan kerja keras.

15. MENURUNKAN KOLESTEROL
Kolesterol “jahat” atau LDL (low density lippoprotein) yang berlebihan akan menempel di dinding dan menyempitkan pembuluh darah. Dan kondisi ini bisa dikurangi dengan zat xanthones yang terdapat pada buah manggis.

16. MENGATASI BATU GINJAL
Penyakit batu ginjal biasanya dialami oleh lelaki. Untuk mencegah penyakit batu ginjal disarankan mengkonsumsi 3 ons atau lebih buah manggis setaip hari. Mengkonsumsi manggis akan membuat kita lebih sering kencing sehingga dapat mencegah munculnya batu ginjal.

17. MENCEGAH GANGGUAN PENGLIHATAN
Katarak dan glukoma adalah gangguan penglihatan akibat radiasi yang menghilangkan protein pada lensa mata. Gangguan ini bisa diatasi dengan menghindari sinar matahari langsung (menggunakan kaca mata) dan mengkonsumsi manggis yang mengandung antioksidan.

# 34 KHASIAT KULIT MANGGIS :

1.Anti-fatigue (energy booster / memberi tenaga)
2. Powerful anti-inflammatory (prevents inflammation / anti peradangan)
3. Analgesic (prevents pain/mencegah sakit urat saraf)
4. Anti-ulcer (stomach, mouth and bowel ulcers)
5. Anti-depressant (low to moderate / mencegah kemurungan)
6. Anxyolytic (anti-anxiety effect/mencegah kegelisahan, panik & cemas)
7. Anti-Alzheimerian (helps prevent dementia/mencegah penyegah Alzheimeria)
8. Anti-tumor and cancer prevention (shown to be capable of killing cancer cells/Mencegah kanker)
9. Immunomodulator (helps the immune system/system kekebalan)
10. Anti-aging (Anti penuaan)
11. Anti-oxidant (Antioksidan / Buang toxic / membuang racun dalam badan)
12. Anti-viral (membunuh kuman)
13. Anti-biotic (modulates bacterial infections)
14. Anti-fungal (prevents fungal infections / anti infeksi oleh jamur)
15. Anti-seborrheaic (prevents skin disorders)
16. Anti-lipidemic (blood fat lowering / membuang kolesterol)
17. Anti-atherosclerotic (prevents hardening of arteries)
18. Cardioprotective (protects the heart / menjaga kesehatan jantung)
19. Hypotensive (blood pressure lowering / merendahkan tekanan darah)
20. Hypoglycemic (anti-diabetic effect, helps lower blood sugar / mengurangi gula dalam darah)
21. Anti-obesity (helps with weight loss / mencegah obesitas)
22. Anti-arthritic (prevention of arthritis / mencegah sakit tulang)
23. Anti-osteoporosis (helps prevent the loss of bone mass / mencegah tulang rapuh)
24. Anti-periodontic (prevents gum disease / mencegah gusi berdarah)
25. Anti-allergenic (prevents allergic reaction)
26. Anti-calculitic (prevents kidney stones/cegah batu karang)
27. Anti-pyretic (fever lowering/rendahkan suhu badan)
28. Anti-Parkinson (penyakit saraf parkinson)
29. Anti-diarrheal (mencegah diare)
30. Anti-neuralgic (reduces nerve pain/ meringankan sakit urat saraf)
31. Anti-vertigo (prevents dizziness)
32. Anti-glaucomic (prevents glaucoma/sakit mata)
33. Anti-cataract (prevents cataracts)
34. Pansystemic (has a synergistic effect on the whole body/Mengimbangi seluruh badan)

Semoga Bermanfaat

MEMPERCANTIK DIRI DENGAN BAHAN ALAMI














MARAKNYA kosmetik baru yang bermunculan di pasaran terkadang membuat para wanita kebingungan dalam memilih jenis yang cocok untuk kulit mereka. Terlebih lagi untuk kulit wajah yang relatif lebih sensitive, Salah-salah bukannya mempercantik, malah membuatnya merah-merah akibat iritasi, wajah terasa panas, gatal-gatal, dan tampak kemerahan, akibatnya ada yang stress, malu bahkan sampai bolos kerja/kulyah, na loh!!

Ga ada kosmetik/masker atau lainnya yang begitu dioles, wajah anda menjadi muluuuuus!! Kalau ada? Anda patut hati2 bin curiga, so pasti kosmetik itu sudah dicampur bahan kimia yang belum tentu cocok dengan wajah anda.

Lalu, bagaimana agar dapat tampil cantik tanpa harus membeli kosmetik yang harganya mahal? Sederhana saja. Nenek moyang kita dahulu kala belum mengenal yang namanya kosmetik, Mereka hanya merawat wajah dengan ramuan alami yang tumbuh disekitar kita
Cara membuat masker alami tidaklah terlalu rumit, hanya tinggal memilih jenis buah dengan kandungan yang cocok untuk jenis wajah kita, lalu ditumbuk, diarut dll dan tambahkan yoghurt atau lempung bila terlalu encer, kemudian oleskan dengan lembut pada wajah dan leher, namun jangan sampai mengenai mata. Banyak sekali jenis buah yang bisa digunakan untuk membuat masker alami, beberapa di antaranya yang mudah ditemui disupermarket adalah avokad, stroberi, almond, lemon, dan anggur. Dan selanjutnya ikuti ulasan berikut ini:

Stroberi
Buah berwarna merah cerah ini banyak mengandung asam salisilat (salah satu jenis asam beta-hidkroksi yang membantu mengencangkan kulit), silica, serta vitamin B, C, E, dan K. Dengan kemampuannya menyehatkan dan meremajakan kulit, masker stroberi baik digunakan untuk hampir semua jenis kulit. Penggunaannya dapat dilakukan dua kali dalam satu minggu.
Cara membuat masker stroberi: Hancurkan beberapa buah stroberi yang telah dipisahkan dari tangkai dan daunnya, kemudian usapkan dua sendok makan hancuran stroberi tadi pada wajah dan biarkan selama 15 menit. Setelah itu dapat dibilas dengan air steril atau air hangat biasa. Untuk mendapat efektoning yang lebih kuat, tambahkan sedikit putih telur kocok, satu sendok makan air mawar dan beberapa tetes minyak esensialfrankincense. 

Avokad
Avokad kaya akan asam amino dan vitamin sehingga cocok digunakan sebagai masker pencegah pe-nuaan dini pada kulit wajah.
Cara membuat masker avokad: Untuk kulit wajah kering, tumbuk daging avokad matang dengan garpu, kemudian oleskan pada wajah. Biarkan selama 30 menit, lalu bilas dengan air hangat atau air mawar menggunakan kapas. Untuk kulit normal, tambahkan putih telur yang dikocok sebentar. Bagi kulit lembab perlu ditambahkan pula madu (organik bila ada), kemudian aduk rata dengan hancuran daging avokad dan putih telur kocok. 

Anggur
Kaya akan trace mineral, kalsium, magnesium, potassium, vitamin B1, B2, B3, B5, B6, C, dan senyawa-senywaa flavonoid. Hampir semua jenis anggur yang warnanya berbeda, dapat digunakan untuk lotion. Perlu diperhatikan bahwa jus anggur yang telah dibuat harus disaring terlebih dulu.
Hancurkan beberapa butir anggur yang cukup untuk menghasilkan dua sendok makan jus. Saring jus tersebut dan oleskan pada wajah dengan menggunakan kapas. Setelah 20 me-nit, bilas dengan air mawar. Lotion anggur dapat digunakan setiap hari karena baik untuk hampir semua jenis kulit, mulai dari kulit kering, lembab, ataupun kulit yang rusak. 

Almond
Dapat menghaluskan kulit kasar karena banyak mengandung mine-ral, vitamin A dan B, dan asam oleat. Almond dapat dibuat menjadi masker ataupun lotion.
Hancurkan sekira 50 gram almond kupas dengan mortar ataufood processor. Kocok tiga sendok makan susu full-fat sampai membentuk pasta halus (tidak perlu terlalu lama). Bila perlu, tambahkan pula satu atau dua tetes rose otto essensial oil.Oleskan pada wajah dan biarkan sampai kering. Kemudian bersihkan dengan kapas dan air hangat. Masker almond dapat digunakan satu kali seminggu.
Cara membuat lotion almond: Rendam 50 gram almond kupas yang telah ditumbuk, bersama 25 gram madu dalam satu liter air. Aduk dan biarkan selama dua jam. Kemudian disaring dan disimpan dalam lemari es. Setelah dingin baru diusapkan secara lembut pada wajah menggunakan kapas. Lotion almond dapat membersihkan dan memelihara kecantikan semua jenis kulit. Gunakan dua kali sehari, namun hentikan setelah satu minggu.  

Lemon
Mengandung vitamin A, C, B1, B2, dan B3. Sangat baik untuk kulit berminyak, namun lotion-nya juga bekerja efektif pada kulit normal. Dapat digunakan setiap hari.
Cara membuat masker lemon (untuk satu minggu pemakaian): Tambahkan satu sendok teh jus lemon pada putih telur kocok. Oleskan pada wajah dan biarkan 10 menit. Setelah itu bersihkan dengan air mawar atau air hangat.
Cara membuat lotion lemon: Tambahkan satu sendok teh jus lemon pada 100 ml air mawar dan 50 ml witchhazel. Usapkan pada wajah dengan kapas bersih. 

Pepaya
Daun pepaya mengandung enzim papain, alkaloid karpaino, psudokarpaina, glikosid, karposid dan saponin, sakarosa, dekstrosa serta levulosa, sedangkan buahnya mengandungkarotena, pectin, d-galaktosa, dan l-arabinosa, papain, papayotimin papain, dan fitokinase. Bijinya mengandungglucoside, cocirin, dan karpain, sementara getahnya mengandungpapain, kemokapain, lisosim, lipase, glutamin dansklotransferase.
Untuk menghilangkan jerawat; ambil 2-3 lembar daun pepaya tua, jemur sebentar lalu tumbuk halus. Tambahkan satu setengah sendok air, gunakan sebagai bedak pada wajah yang terkena jerawat.
Untuk menyembuhkan telapak kaki pecah-pecah; cari getah dari pohon buah pepaya. Oleskan sesering mungkin pada telapak kaki yang pecah-pecah.
Untuk mengusir keputihan; cincang halus selembar daun pepaya, tambahkan sepotong akar rumput alang-alang dan adas pulasari secukupnya saja, lalu rebus dengan satu setengah liter air. Biarkan mendidih dan tinggalkan separuhnya. Saring dan minumlah sehari sekali.
Sebagai perlindungan malaria; siapkan selembar daun pepaya, satu ibu jari tempe busuk dan garam secukupnya, Jadikan satu, lalu tumbuk halus, peras dan saring. Minum air saringan sekali sehari selama seminggu. 

Tomat
Mengandung protein, fosfor, besi, belerang, vitamin A, B1, dan C.
Untuk menghaluskan wajah; ambil tomat yang sudah matang, lalu iris dan gosokkan pada wajah. Atau, bisa juga buah tomat diperas, kemudian air perasannya dioleskan setiap hari ke wajah.
Sebagai pelindung dari sengatan matahari; ambil daun tomat secukupnya, lalu remas-remas dengan sedikit air, kemudian tempelkan pada wajah sebagai penyejuk wajah. 

Pisang
Mengandung serotinim, pektin, tanin, noradrenalin, 5 hidroksi tritamin, dopamin, dan berbagai vitamin, seperti vitamin A, B kompleks, dan C.
Sebagai pelembab kulit wajah; ambil pisang ambon yang sudah masak, lalu hancurkan, tambahkan minyak zaitun. Gunakan dan ulangi secara teratur ramuan tersebut sebagai bedak.
Untuk perawatan rambut; ambil beberapa potong pelepah pisang, kukur, dan ambil cairannya. Gu-nakan cairan tersebut untuk membasahi kulit kepala secara merata. Lakukan setiap hari selama 30 hari.
Untuk perawatan usai persalinan; cari dan pilih pohon batang pisang batu yang belum berbunga. Lalu, pancunglah pohon pisang dan ambil airnya yang benar-benar bersih. Air tersebut digunakan untuk mencuci vagina agar kembali kencang, khususnya bagi ibu-ibu yang baru saja bersalin. 
Kacang panjang
Daun dan buahnya mengandung protein, kalsium, fosfor, besi, belerang, magnesium, mangan, niasin, vitamin B1, B2, dan C.
Untuk merawat payudara; kupas kacang panjang, lalu tumbuk halus bijinya sampai ke luar sarinya. Balurkan sari ini pada payudara dua kali seminggu. Untuk mencegah rambut rontok; ambil segenggam daun muda kacang panjang, cuci bersih, dan tumbuk. Tambahkan dua sendok makan minyak kastroli, lalu remas-remas. Pakai dengan cara menggosokkan ramuan pada kulit kepala sambil diurut-urut. Lakukan pada sore hari setelah mandi, lalu bungkus dengan handuk atau pembungkus lainnya. Keramaslah keesokan harinya. 

Sirih
Minyak atsiri dari daun sirih mengandung chavicol danbetlephenol, yang memiliki daya antijamur, antioksidasi, dan mematikan kuman.
Untuk menghilangkan bau mulut; sediakan sekira 5-7 lembar daun sirih, lalu rebus dengan 4 jelas air sampai mendidih. Gunakan air rebusan ini untuk berkumur setiap hari.
Untuk menghilangkan jerawat; tumbuk 4-6 lembar daun sirih sampai halus, gunakan sebagai bedak kompres. Lakukan setiap malam.
Untuk menghilangkan gatal-gatal setelah melahirkan; ambil segenggam daun sirih, lalu iris-iris dan rebus dengan satu liter air sampai mendidih. Kompreskan air rebusan saat hangat-hangat pada bagian yang gatal-gatal. Lakukan dua hari sekali, pagi dan sore.
Untuk menyembuhkan keputihan; sediakan 8-10 lembar daun sirih dan rebus dengan dua setengah liter air sampai mendidih. Dalam kondisi hangat, basuhlah air rebusan pada daerah seputar vagina secara rutin.

Jeruk nipis
Mengandung unsur-unsur senyawa kimia antara lain limonen, linalin asetat, geranil asetat, fellandren, sitral, dan asam sitrat.
Untuk mencegah keriput; iris jeruk nipis, lalu peras utuk diambil airnya. Tambahkan satu sendok makan minyak kayu putih dan seprempat sendok kapur sirih, aduk sampai rata. Pakai ramuan ini sebagai bedak setiap malam.
Menghilangkan B-B (bau badan); sediakan satu buah jeruk nipis dan lima lembar daun sirih. Rebus dengan segelas air, hentikan saat air tinggal separuh, gunakan saat mandi.
Untuk terlambat datang bulan; belah jeruk nipis dan peras. Kupas satu rimpang kecil kunyit, lalu parut, dan peras untuk diambil airnya. Campurkan air jeruk nipis dan air kunyit, tambahkan kapur sirih dan garam secukupnya. Campur semua bahan dan saring. Minumlah sehari sekali.

Susu Kuda Liar Pulau Sumbawa















Kita sering kali mendengar iklan di media yang menawarkan susu kuda liar, tetapi sering bertanya bagaimana sih rasanya, apa bisa kuda liar diambil susunya? Jawabnya, tentu saja susu kuda bisa diperas seliar apapun. Rasanya juga tak kalah dengan susu dari hewan lain.
Prof. DR. Made Astawan, ahli teknologi pangan dan gizi dari IPB menyebutkan, bahwa gizi susu kuda liar tidak kalah dengan gizi susu sapi. Populer di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, kuda liar juga ternyata dikembangbiakkan di Sukabumi, Jawa Barat. Bahkan sangat populer di Perancis Selatan. Susunya juga diolah menjadi keju.

Kadar Protein Susu Kuda Dekati Kualitas ASI

Kandungan kadar protein dalam air susu kuda lebih tinggi dan berkualitas daripada susu sapi sebagai alternatif tambahan air susu ibu (ASI) bagi bayi dalam masa pertumbuhan dan untuk kecerdasan otak. 

"Berbeda dengan susu kuda, susu sapi juga mengandung protein dengan kadar tinggi dan justru tidak baik untuk bayi," kata Eva Roma Ida, ketua kelompok peneliti mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung di sela-sela Pameran Kreativitas Mahasiswa Unpad di kampus Jalan Dipati Ukur Bandung.

Rantai protein pada susu kuda Sumbawa lebih pendek dibandingkan dengan yang ada pada susu sapi sehingga mudah dicerna bayi. Secara umum, kandungan protein pada susu sapi sebanyak 17,35 persen dan pada susu kuda 17,52 persen.

Rano Kurnia, anggota kelompok peneliti mahasiswa dalam penelitian berjudul "Analisis Kadar Protein dalam Susu Kuda Sumbawa sebagai Alternatif Susu Formula Bayi" mengungkapkan cara pembuatan susu bubuk kuda. 

Pertama, tes kadar protein dilakukan, lalu dilanjutkan dengan pengeringan untuk dijadikan bubuk. Kandungan susu formula kemasan yang beredar di pasaran tidak menunjukkan bahan-bahan lengkap pembuatannya. 

"Minimal ada 150 bahan, tapi mungkin dijadikan rahasia perusahaan," ucapnya. Oleh karena itu, Rano dan timnya membuat susu formula sederhana dengan bahan yang mengacu pada batch kemasan susu. Tim peneliti berharap penelitian yang dimulai pada akhir April ini akan selesai pada pertengahan Juni 2009.


Susu Kuda, Cocok Untuk Bayi

Kadar lemaknya yang tinggi membuat susu kuda terasa gurih dan creamy. Warnanya putih kekuningan dan biasanya dijual dalam bentuk segar maupun sudah diolah. Susu kuda liar mengandung protein dengan berat molekul rendah sehingga mudah dicerna. Karena komposisinya zat gizinya mendekati air susu ibu (ASI), cocok dikonsumsi bayi.

Sama seperti susu sapi, susu kuda juga merupakan sumber lemak, vitamin, mineral. Asam lemak rantai pendek yang terkandung dalam membuat susu kuda mudah diserap tubuh. Menurut FAO, selain kandungan gizinya yang mendekati ASI, susu cocok untuk bayi karena kadar kaseinnya lebih rendah dibanding susu sapi. Kandunga kasein yang tinggi menurut Made, membuat susu mudah menggumpal dalam perut bayi sehingga lebih sulit dicerna.

Meski berpotensi mengandung Bacillus coagulans yang menyebabkan susu mengalami penggumpalan dan bakteri Citrobacter freundii serta jamur Saccharomyces sp, Aspergillus sp., dan Mucor sp sesuai penelitian yang dilakukan Sus Handayani dari Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta, susu kuda liar sesungguhnya mengandung komponen antibakteri alami sehingga membuat susu menjadi awet.

Meski begitu, bila lingkungan luar tidak mendukung seperti pemerahan dengan tangan kotor, disimpan dalam ruangan lembab, susu tetap saja bisa cepat rusak.

Anti Bakteri dan Kurang Resiko Sakit Perut

Seratus gram susu kuda mengandung energi sebesar 44 kkal sedang akan 100 gram susu sapi mengandun 64 kkal dan ASI 70 kkal. Jadi, energi susu kuda lebih rendah dibanding susu sapi. Lebih dari itu, menurut penelitian Heru Yuniati, keunggulan susu kuda ada pada kandungan lisosimnya yang memiliki aktivitas antibakterial.

Enzim ini berfungsi dalam kaitannya dengan laktoferin dan imunoglobulin A (Ig A). Lisosim efektif terhadap Escherichia coli bila bekerja sama dengan Ig A yang juga banyak terdapat pada susu sehingga risiko sakit perut atau diare akibat konsumsi susu dapat dikurangi.

Lisosim ini penting karena perannya sebagai agen antiradang. Bahkan pemberian lisosim pada bayi baru lahir dapat mengurangi indikasi infeksi gastriintestinal atau salura pencernaan.


Susu Kuda Liar Sumbawa
















Pulau Sumbawa selain dikenal sebagai penghasil madu dengan kualitas baik, juga penghasil susu kuda liar. Penghasil susu kuda liar di Pulau Sumbawa terdapat di Saneo Dompu, Tolonggeru Donggo Bima, Wera Bima, Tepal Sumbawa dan beberapa tempat lain di gugusan pegunungan Pulau Sumbawa. Susu kuda liar yang sangat dikenal bahkan telah menjadi mitos untuk vitalitas terutama bagi kaum laki-laki. Apa sebenarnya yang terkandung dalam susu kuda liar tersebut sehingga mitos ini demikian lekat? “Seribu satu misteri masih bisa dikuak dari susu kuda liar,” ujar Dr. Diana Herawati, salah seorang peneliti susu kuda liar yang memfokuskan diri meneliti susu kuda di Desa Saneo Dompu. Desa Saneo dengan penduduknya yang ramah dan bersahaja, berada di bagian Utara Kota Dompu. Desa ini menjadi salah satu penghasil susu kuda liar berkualitas. Sebagian besar masyarakat di desa ini mendapat penghasilan dari produk alami susu kuda. Mereka jarang bekerja di bidang pertanian. Para peternak kuda di Saneo telah membentuk sebuah kelompok yang disebut Kelompok Hidup Bersama. Kelompok yang beranggotakan 50 peternak yang rata-rata memiliki 1-2 ekor kuda inilah mereka mengelola usaha susu kuda liar. “Masyarakat di sini mampu menyekolahkan anak-anak mereka dari hasil usaha susu kuda dan madu,” ujar Arifin, ketua kelompok tersebut.

Giatnya masyarakat Saneo terutama kelompok ini dalam usaha susu kuda liar yang telah berlangsung puluhan tahun, membuat Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Departemen Pertanian RI, memberikan penghargaan bagi kelompok ini berupa Penghargaan Ketahanan Pangan Tingkat Nasional Tahun 2009, bidang pengolahan dan pemasaran hasil pertanian kategori pelaku usaha penerapan jaminan mutu peternakan, yang diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI, Boediono, beberapa tahun lalu di Istana Wakil Presiden Jakarta.

Sebelumnya, kuda-kuda di kampung ini tidak disadari memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat namun hanya dipergunakan untuk membantu warga mengangkut kayu dan hasil bumi serta dipakai sebagai alat transportasi ke ladang-ladang di sekitar perbukitan Saneo. 15 tahun belakangan, susu kuda mulai dikonsumsi sendiri oleh masyarakat Saneo, tidak untuk dijual. Setelah itu baru disadari bahwa susu kuda bernilai ekonomis. Maka para peternak mulai menjual susu kuda tersebut, namun pemasarannya masih dilakukan sendiri-sendiri sehingga harganya tidak tetap.

Hal ini membuat para peternak berpikir untuk kemudian bergabung dalam satu kelompok agar bisa melakukan pemasaran bersama-sama. Hal ini dilakukannya karena, suatu kali cerita Arifin dan peternak lain di Saneo, saat mereka menjual susu kuda tersebut kemudian diperbanyak dengan cara memalsukannya oleh pihak lain. Bagi para peternak, hal ini tidaklah membuat usaha mereka bisa berkembang dengan baik. Hingga suatu hari, tepatnya di tahun 2004, seorang peneliti dari Departemen Pertanian RI, Diana Hermawati, datang ke Saneo untuk meneliti khasiat yang terkandung dalam susu kuda liar. Atas prakarsa Diana, pada tahun 2005 kelompok peternak kuda liar Hidup Bersama ini pun terbentuk, sekaligus untuk menghindari pemalsuan susu kuda liar.

Dari hasil penelitian terhadap susu kuda liar ini, terdapat bakteri yang bermanfaat bagi kesehatan masyarakat. “Susu kuda sangat baik karena mengandung 11 anti bakteri yang bisa membunuh berbagai bakteri penyebab penyakit antara lain, tipus, TBC, penyakit paru, asma dan penyakit saluran pernafasan lainnya,” ujarnya. Dari 2000 sampel susu kuda di Saneo yang diambil dari individu ternak yang diidentifikasi mengandung antimikroba yang sangat kuat, ujarnya. Antimikroba dalam susu kuda dapat menekan laju perkembangan sel kanker dan meningkatkan kekebalan tubuh dan vitalitas.

Hasil ini didapat setelah meneliti sampel susu kuda yang stabil dan terus menerus di Saneo Dompu. Sebelumnya, di beberapa daerah, Diana juga pernah melakukan penelitian serupa namun tidak bisa mendapatkan sampel susu kuda yang stabil dan kontinyu sehingga beberapa kali penelitian yang dilakukannya gagal. “Perlu sampel yang stabil dan terus menerus selama jangka waktu tertentu baru bisa didapat hasil tersebut,” kata Diana yang menghabiskan biaya sekitar Rp 1,1 miliar untuk melakukan penelitian susu kuda di berbagai daerah ini. 

Susu kuda biasanya disebut dengan susu kuda liar. Tidak berbeda memang. Hanya saja penyebutan “liar” pada susu kuda memberikan arti yang semakin menguatkan khasiatnya. Padahal, disebut susu kuda liar karena kuda-kuda jinak tersebut kesehariannya memang dibiarkan liar diperbukitan terdekat dengan perkampungan warga. Namun, ketika masa pemerahan susu, kuda-kuda biasanya dibawa kembali ke kandangnya masing-masing.

Kelebihan susu yang dihasilkan dari kuda-kuda di Saneo adalah dibiarkan atau dilepas liar pada lahan organik seluas lebih kurang 100 hektare di perbukitan dekat Saneo. Lahan seluas ini telah diteliti dan dijaga kealamiannya sejak beberapa tahun lalu. Kuda-kuda ini dilepas pada kawasan tersebut tanpa diikat dan tidak boleh disuntik dengan jenis obat apa pun. 

Bahkan lokasi pelepasan kuda-kuda di kawasan ini, terus dijaga karena harus bebas dari residu logam berat seperti pestisida dan lainnya sehingga tanaman sebagai makanan kuda tumbuh sebagai bahan makanan organik bagi kuda. Kawasan pelepasan kuda juga jauh dari pemukiman penduduk dan polusi. Bahkan jika kuda sakit tidak boleh diobati dengan obat-obatan yang mengandung bahan kimia. “Sejauh ini, para peternak masih terus mempertahankan hal ini,” kata Arifin.

”Susu kuda bukan hanya dikonsumsi sebagai bahan minuman melainkan juga berkhasiat baik bagi kulit karena mengandung gula gulin, protein yang bagus,” ujar Diana yang kini bertugas di Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Departemen Pertanian RI. Antimikroba yang terkandung dalam susu kuda juga sangat baik untuk regenerasi sel kulit dan juga menghilangkan jerawat.

Karena itu, produk-produk kecantikan berbahan dasar susu kuda mulai dikembangkan seperti, night cream, moisturizer, sabun mandi, sabun muka, body lotion, shampoo, dan lain-lain. ”Produk kosmetik yang dihasilkan dari susu kuda ini telah diuji selama dua tahun dan sebelum dilepas ke pasaran, telah dua tahun pula dilakukan testimoni terlebih dahulu pada pemakai,” ujar Diana.--nik


Susu Kuda Liar dari Mitos Hingga Prosesnya

ENTAH SIAPA yang memulai duluan, yang jelas sejak tahun 1990-an, susu kuda liar mulai dikenal sebagai obat mujarab yang bisa menyembuhkan segala macam penyakit seperti kanker, leukemia, paru-paru basah, bronkitis, dan tipus. Mitos lain juga menambah tenaga, gairah, dan vitalitas seksual.

Meski belum ada pembuktian klinis terhadap mitos itu, tapi susu kuda liar sejak saat itu menjadi laris manis di pasaran, dan harganya pun menjadi cukup mahal dan terus melambung hingga kini.

Pulau Sumbawa di Nusa Tenggara Barat (NTB) terkenal sebagai penghasil susu kuda liar, yang pasarannya sudah menyebar hampir di seluruh nusantara. Kabupaten Dompu adalah salah satu daerah sentra produksi susu kuda liar, selain Kabupaten Sumbawa dan Bima, di pulau itu.

Desa Saneo, Kecamatan Woja, merupakan salah satu desa sentra produksi susu kuda liar di Kabupaten Dompu. Lokasi desa itu di ketinggian 600 meter diatas permukaan laut (mdpl), berjarak sekitar 10 Km dari Kecamatan Dompu, ibukota Kabupaten Dompu.

Meski madu alam juga menjadi produk andalan Dompu, tapi proses pembuatannya sudah awam diketahui. Berbeda dengan susu kuda liar. Walau mitos keampuhannya bisa menyembuhkan beragam penyakit manusia sudah tersebar kemana-mana, namun cara memproduksinya tak banyak yang tahu.

Mendengar namanya saja, pasti pikiran bertanya, bagaimana cara memeras susunya ya?

“Kalau madu kan proses sudah banyak diketahui orang. Sehingga banyak yang dating ke Saneo ini hanya untuk mencari susu kuda liar yang asli, sekaligus melihat prosesnya,” kata Junaiddin, salah seorang warga Desa Saneo.

Pagi hari hingga sore, tidak terlihat seekor kuda pun di desa itu. Tidak ada juga kandang-kandang kuda yang dibuat secara khusus di tiap rumah warga.

Kuda-kuda milik warga dilepas ke hutan sejak subuh, kemudian kuda-kuda itu baru dijemput pemiliknya menjelang petang, untuk diperah susunya.

“Sejak 2004, pemerintah membantu kami juga untuk proses pengemasan susu kuda liar. Jadi susu kuda liar yang sudah diperah, langsung di kemas dikasih segel, untuk jaga keasliannya,” katanya.

Di Desa itu juga dibentuk kelompok tani susu kuda liar Mori Sama dalam bahasa Indonesia berarti hidup bersama, anggotanya kini berjumlah 50 orang.

Untuk menghasilkan sebotol susu kuda liar ternyata membutuhkan banyak waktu dan juga tenaga. Sore itu, Arifin, seorang petani susu kuda liar, menuju hutan bersama belasan petani lainnya, untuk memanggil kuda-kuda mereka. Beberapa diantaranya ibu-ibu yang membawa anaknya.

Jarak Desa ke hutan tak diketahui pasti, tapi perjalanan kaki memakan waktu 1 jam dan agak mendaki bukit, sebelum akhirnya sekumpulan kuda terlihat.

Hutan yang dimaksud ternyata adalah sebuah kawasan berbukit-bukit dan jarang pepohonan. Rumput dan ilalang banyak yang kering, dan tekstur tanahnya berbatuan berwarna coklat keabuan.

Ada sekitar 30-an ekor kuda terlihat, lepas liar di sebuah dataran datar. Beberapa kuda induk masing-masing membawa seekor anak, ada beberapa ekor kuda jantan, dan beberapa ekor kuda betina tanpa anak. Tak ada yang diikat, hanya beberapa ekor yang dipasangi kalung-kalungan bambu dilehernya, untuk menandakan pemiliknya.

“Huiiikkk.. Jara…,” Arifin berteriak kearah kumpulan kuda, beberapa kali. Jara dalam bahasa Indonesia berarti kuda. Petani lain ikut berteriak, tapi setiap petani teriakannya berbeda, ada juga yang menggunakan isyarat tepukan tangan.

Seperti anak SD mendengar lonceng masuk, setelah waktu istirahat, kuda-kuda berlari menuju panggilan pemiliknya. Arifin mengelus-elus kuda induk miliknya, mengikatkan tali, lalu menuntunnya pulang ke Desa. Sementara anak kuda, akan mengikuti induknya.

Perjalanan pulang ke Desa memakan waktu lebih cepat, karena jalannya menurun. Sampai di rumah, Arifin mengikat kuda induknya terpisah dari anak kuda, agar anak kuda tak menyusu. Setelah paling cepat 1 jam, induk kuda pun diperah susunya.

Ini juga harus dilakukan hati-hati, sebab jika salah, kuda bisa mengamuk liar. Setelah menambatkan kekang kuda pada tiang kayu, pelan-pelan Arifin menebar jeratan tali plastik ke salah satu kaki belakang kuda, dan segera menariknya jika kaki sudah masuk jerat. Tali yang mengikat salah satu kaki belakang kemudian ditarik ke bagian leher kuda, sehingga satu kaki belakang dalam posisi terangkat.

Puting susu kuda ada dua terletak di antara perut bagian belakang dan selangkangan.
“Kalau tidak diikat bahaya, bisa kena tendang,” kata Arifin.

Setelah puting susu dibersihkan dengan kain basah, Arifin mulai memerah susu kuda, ditampung dalam sebuah gayung plastik. Setelah itu, susu kuda disaring dan dimasukkan dalam botol kemasan, kemudian disegel, tanpa campuran dan bahan pengawet.

“Ini bisa awet sampai 4 bulan. Malah kalau sudah dua bulan, khasiatnya akan lebih bagus dibandingkan yang baru diperah ini,” katanya.

Botol yang digunakan ada dua macam, yang kecil menggunakan botol plastic sisa air minuman, seukuran 600ml, dan yang besar menggunakan botol kaca sisa sirup berukuran 800ml.

Di Saneo susu kuda liar dalam botol kecil dijual seharga Rp15 ribu, dan yang besar Rp20 ribu. Tapi kalau sudah dibawa keluar bisa malambung harganya, malah di Mataram sudah berharga Rp60 ribu-Rp100 ribu sebotol besar.

Dalam sehari, satu ekor kuda induk bisa menghasilkan 2-3 botol susu. Itu pun pemerahannya bertahap, hingga menjelang pagi. Setelah pemerahan menghasilkan sebotol susu, anak kuda dibiarkan menyusu pada induknya untuk memancing air susu. Lalu, pemerahan dilakukan kembali. Pagi hari sebelum fajar, kuda dilepas lagi ke hutan.

“Jadi susu kuda liar, itu bukannya kuda yang liar yang ditangkap dan diperah susunya. Kuda-kuda ini jinak pada pemiliknya, hanya saja proses pemeliharaannya liar, mereka hidup dan mencari makan di hutan,” kata Junaiddin.

Saat ini, dari 200-an ekor populasi kuda di Desa Saneo, ada sekitar 30 ekor kuda induk yang berproduksi. Rata-rata perhari memproduksi 60-80 botol susu kuda liar. Tapi jumlah itu kadang tidak mampu memenuhi kebutuhan pasar. Permintaan pasar ada yang dari pedagang lokal, ada pengunjung langsung ke Saneo, ada juga pemesan tetap dari sebuah perusahaan di Jakarta.

Masa produktif induk kuda berkisar 6 bulan menyusui, setelah itu kuda betina lain yang beranak akan menggantikannya. Tapi karena proses kawinnya alami, maka jumlah induk kuda yang bisa memenuhi permintaan pasar akan fluktuatif.

“Kadang seiring kewalahan. Banyak juga pemesan yang mengantri,” katanya.

Permintaan yang tinggi juga berdampak pada kenaikan harga induk Kuda di pasaran. Yang biasanya seharga Rp 1,5, plus anak kudanya, kini bisa mencapai Rp3 juta sampai Rp4 juta. Karena itu petani kuda di Saneo memilih menunggu proses kawin alami ketimbang membeli induk baru. Apalagi untuk induk baru perlu tahap melatih yang cukup memakan waktu untuk mengenal isyarat panggilan pemiliknya.

Rasa susu kuda liar agak sepat dan asam, baunya juga sedikit masam, berbeda dengan susu sapi atau kerbau. Tapi susu kuda liar mampu bertahan hingga 4 bulan, selama disimpan dalam suhu yang dingin. Malah khasiatnya akan lebih bagus setelah dua bulan, ketimbang yang baru diperah.

Sample produk susu kuda liar Saneo sudah diteliti bersama sample susu kuda dari sejumlah daerah lain, seperti Jawa dan Sulawesi. Penelitian itu dilakukan oleh DR Diana Hermawati dari Balai Pengujian Mutu Produk Peternakan Bogor pada tahun 2004.

“Hasil penelitian itu menyebutkan susu kuda liar Saneo memang memiliki kandungan yang bisa mengobati infeksi pencernaan dan kanker lambung,” katanya.

Hasil penelitian juga menyebutkan, susu kuda liar memiliki spektrum luas dalam menghambat pertumbuhan berbagai bakteri.

”Ekspos hasil penelitian itu dilakukan di Dompu, karena hanya susu kuda liar Dompu dan Sumbawa umumnya yang kandungan antibiotiknya masih tinggi. Ya mungkin karena pola makan kuda-kuda itu di hutan, dan juga memakan sejenis ular pohon,” katanya.

Sejak ekspose hasil penelitian itu, tahun 2004 Pemda Kabupaten Dompu menetapkan hanya dua desa, sebagai sentra produksi susu kuda liar di Dompu, yakni Desa Saneo, Kecamatan Woja, dan Desa Taropo, Kecamatan Kilo. Ini dilakukan karena sejak mitos keampuhan susu kuda liar tersebar, dan permintaan naik, ternyata banyak juga produksi susu kuda liar yang tidak lagi orisinal. Banyak yang dicampur air dan pengawet, atau susunya berasal dari kuda ternak kandangan.

Pemerintah setempat terus berupaya membuat fasilitas untuk petani kuda di dua desa itu, agar pengemasan produk, segel dan label bisa dilakukan di tempat asal. Karena fungsinya pengobatannya yang diutamakan, maka harus terjaga keasliannya.

Selain dari hasil penjualan susu kuda liar, masyarakat Desa Saneo yang terdiri dari sekitar 400 KK dan 1.800 jiwa, juga terbantu perekonomiannya dari mulai berminatnya wisatawan asing dan domestik datang kesana.

Tentu saja, penghasilan tambahan dari penjualan susu kuda liar ini sangat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Saneo yang umumnya memang bertani.

”Hasil pertanian bisa untuk dimakan, sedangkan hasil Susu Kuda Liar bisa untuk kebutuhan lain, termasuk menyekolahkan anak-anak,” kata Arifin, petani susu kuda liar.

Kabupaten Dompu terletak di Pulau Sumbawa, membutuhkan waktu sekitar 10 jam perjalanan ke arah timur dari Kota Mataram, ibukota NTB. Itu sudah termasuk menyeberangi selat Alas yang membatasi Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, lewat pelabuhan Kayangan-Lombok Timur menuju pelabuhan Poto Tano-Sumbawa Barat. Secara geografis letak Dompu diapit Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Bima.


Susu Kuda Liar, Doping dari Sumbawa
















Kuda-kuda ini hidup liar di padang rumput yang banyak terdapat di daratan Sumbawa (photo by YF)

Pernah dengar tentang susu kuda liar yang konon khasiatnya dapat menyembuhkan berbagai penyakit dan dapat meningkatkan stamina tubuh? Untuk anda yang tinggal di Jakarta dan Bandung mungkin sering mendengar tentang susu kuda liar. Lalu dari manakah berasal susu kuda liar ini? Dan tentu anda penasaran bagaimana kuda yang hidup liar bisa diambil susunya.




Susu kuda liar segar dicampur sedikit madu menambah kesegaran stamina (photo by)YF

Pada hari Kamis, 7 Oktober 2010, kami berkesempatan mengunjungi salah satu tempat penghasil susu kuda liar, yaitu di Kampung Saneo, Kabupaten Dompu, NTB. Menurut informasi dari pak Arifin dari Kelompok tani "Hidup Bersama" yang menjadi ujung tombak usaha susu kuda liar dan madu hutan di Dompu, susu kuda liar mulai dikenal dan diproduksi sejak tahun 1989. Semua itu berawal dari hasil penelitian oleh Dr. Diana, seorang peneliti dari Departemen Pertanian yang menemukan bahwa susu dari kuda liar di Saneo-Dompu mempunyai khasiat paling bagus diantara kuda-kuda lainnya di Indonesia. 

Lalu bagaimana caranya kuda yang hidup liar tersebut bisa diambil susunya? Pertama kuda-kuda tersebut digiring ke dalam suatu tempat yang sudah dipagari. Lalu ditangkap dengan cara di-lasso. Setelah kuda tersebut tertangkap dibawa ke tempat yang terlindung. Di sana kaki kuda bagian belakang diikat dengan tali dan tali tersebut dililitkan ke leher kuda. Tujuannya agar si kuda tidak menyepakkan kakinya ke belakang. 

Kaki belakang kuda diikat dan dililitkan ke leher agar tidak menyepak ketika susunya diperah (poto by YF)

Kemudian setelah semua dipastikan aman, baru dilakukan pemerahan. Tidak sembarangan orang yang bisa melakukan ini. Hanya orang-orang yang sudah "dikenali" oleh sang kuda yang bisa melakukannya, Jika sembarang orang melakukan, biasanya sang kuda akan beraksi tidak tenang. Untuk bisa dikenali oleh sang kuda dibutuhkan waktu pendekatan yang cukup lama. Biasanya tiap kuda punya pemerahnya sendiri. Kuda betina tersebut bisa diperah susunya sampai sekitar 7-8 bulan setelah dia melahirkan anaknya. Dalam satu hari bisa didapat sekitar 2 liter susu dari satu kuda.


Hanya orang tertentu bisa memerah susu kuda liar ini (photo by YF)


Setelah diperah kuda-kuda tersebut dilepas kembali ke alam bebas. Ketika tiba saatnya untuk diperah, kembali kuda-kuda tersebut digiring masuk ke tempat pemerahan. Kuda-kuda tersebut biasanya sudah ditandai "milik" siapanya. Misalnya bapak A jatahnya adalah kuda A, jadi bapak B tidak bisa untuk mengambil susu di kuda A. 

Penasaran dengan rasanya? awalnya saya mengira susu kuda liar ini rasanya pasti aneh. Tapi begitu mencicipi segelas susu kuda liar yang baru diperah dan dicampur sedikit madu hutan, ternyata rasanya sangat segar. Namun menurut bapak Arifin, susu kuda liar baru terasa manfaatnya jika didiamkan beberapa minggu atau bahkan sampai 4 bulan. Rasanya memang akan lebih kecut, tapi semakin lama khasiatnya semakin nge-joss. Susu kuda liar ini tidak boleh terkena sinar matahari langsung dan tidak boleh diberi batu es. Jika ingin dingin, sebaiknya disimpan dalam botol dan diletakkan dalam kulkas.


Susu yang diperah dibatasi agar tidak mengganggu kelangsungan hidup anak sang kuda (photo by YF)

Di Saneo - Dompu, harga sebotolnya adalah Rp. 30.000. Orang Saneo tidak memproduksi secara massal. Mereka tidak mau me-eksploitasi sang kuda. Produksi susu kuda liar hanya semampu sang kuda memproduksi susu. Itu pun tentu jatah susunya berbagi dengan sang anak kuda. Sehingga karena faktor ini, produksi susu kuda liar tidak banyak dan menyebabkan hargarnya jika sudah di luar Sumbawa menjadi tinggi.

Jika Anda berminat, bisa menghubungi Kelompok Tani "Hidup Bersama" di Desa Saneo, Kec. Woja, Kab. Dompu melalui bapak Arifin 081915822429. Jujur aja setelah saya mencoba segelas, badan memang terasa lebih segar dan semakin bersemangat melanjutkan petualangan kembali.

Khasiat dan Manfaat Pisang



Orang Romawi dan Yunani sejak dulu terbiasa makan buah-buahan demi kesehatan dan kekuatan. Di antara berbagai jenis buah-buahan itu, ternyata pisang paling populer. Bahkan seorang dokter bernama Antonius Musa – pada zaman Kaisar Romawi, Octavianus Augustus – selalu menganjurkan Kaisar untuk rajin makan pisang demi kesehatan Kaisar. Sekarang pun masyarakat Indonesia sudah terbiasa makan pisang, karena selain enak dan bergizi tinggi, juga berkhasiat sebagai obat.

Daerah tropis Asia Tenggara di sekitar kawasan Malaysia dan Indonesia merupakan tanah asal tanaman pisang. Kini tanaman ini telah menyebar ke segala penjuru dunia, antara lain ke Kepulauan Pasifik, kawasan Mediteran, India, Amerika Serikat, dan Cina.

Sementara itu, daerah penghasil pisang di Indonesia juga menyebar dari Sumatra Barat (Padang Pariaman, Pesisir Selatan, dan Lima Puluh Kota), Jawa Tengah (Demak, Blora, Wonogiri, dan Sragen), DI Yogyakarta (Bantul, Gunung Kidul,dan Sleman), Jawa Timur (Banyuwangi, Trenggalek, Pacitan, dan Jombang), Bali (Buleleng dan Jembrana), Nusa Tenggara Barat (Lombok Tengah, Lombok Timur, dan Bima) sampai Sulawesi Selatan (Gowa, Bone, Pinrang, dan Wajo).

Pisang dikategorikan menjadi tiga golongan, yakni pisang yang enak dimakan, pisang yang hanya diambil pelepah batangnya sebagai serat, dan pisang liar yang dipergunakan sebagai tanaman hias.

Khusus untuk pisang yang enak dimakan, dibedakan lagi menjadi dua, yakni pisang meja dan pisang olah. Pisang meja adalah buah pisang yang dapat langsung dimakan tanpa dimasak terlebih dahulu, dan umumnya disediakan sebagai buah segar. Contoh, pisang ambon putih, pisang ambon hijau, pisang ambon lumut, pisang raja, pisang emas, pisang susu, pisang badak, pisang badak raksasa, dan sebagainya.

Sementara pisang olah adalah buah pisang yang baru dapat dimakan setelah terlebih dahulu diolah, seperti direbus, dikukus, digoreng, atau dipanggang. Yang masuk kategori pisang olah adalah pisang kepok, pisang nangka, pisang kapas, pisang tanduk, pisang bakar, pisang raja uli, pisang raja siem, pisang bangkahulu, pisang lempenang, pisang ampiang, pisang udang, dan sejenisnya sesuai dengan nama daerahnya



Tanaman ini banyak ditemukan di Indonesia, terutama, di daerah yang banyak mendapat sinar matahari. Pohon pisang bisa mencapai ketinggian 3 m. Batangnya yang berupa batang semu berpelepah berwarna hijau sampai coklat. Jantung pisang yang merupakan bunga pisang berwarna merah tua keunguan. Di bagian dalamnya terdapat bakal pisang. Bonggol pisang, yakni bagian terbawah dari batang semu yang berada di dalam tanah, mengandung banyak cairan yang bersifat menyejukkan dan berkhasiat menyembuhkan. Kandungan & manfaat: Pisang bersifat mendinginkan. Zat tanin pada pisang bersifat antiseptik, sedangkan zat saponin berkhasiat mengencerkan dahak. Pisang, terutama pisang raja, mengandung kalium yang bermanfaat melancarkan air seni. Selain itu, juga mengandung vitamin A, B, C, zat gula, air, dan zat tepung. Namun demikian, ada yang ”terselip” di antara budaya makan pisang itu. Apa maksudnya? Memang, produk utama tanaman pisang adalah buah pisang.

Sementara itu, batang pisang termasuk bonggol (bagian batang paling dalam, setelah pisang dipanen) dianggap limbah. Kemudian, pada fase pembungaan dan pembuahan, setelah pembentukan sisir pisang yang terakhir, biasanya dilakukan pemotongan bunga. Dan bunga pisang yang akrab disebut jantung itu biasanya langsung dibuang, karena dianggap limbah. Apalagi kulit pisang, hampir pasti selalu dibuang sebagai limbah.

Padahal, kulit, bonggol, dan jantung pisang ternyata mengandung gizi yang cukup. Dengan melihat kandungan gizi tersebut, maka kulit, bonggol ,dan jantung pisang sangat potensial diolah menjadi bahan makanan atau minuman. Mari kita coba membuat cuka kulit pisang, dendeng jantung pisang, dan keripik bonggol pisang.

Cuka Kulit Pisang

Mula-mula kumpulkan kulit pisang sebanyak 100 kg dan lakukan proses produksi selama 4-5 minggu. Kebutuhan bahan-bahan lain mencakup: 20 kg gula pasir, 120 gr ammonium sulfit (NH4)2S03, 0,5 kg ragi roti (Saccharomyces cerevisiae) dan 25 liter induk cuka (Acetobacter aceti).

Cara membuatnya, kulit pisang dipotong-potong atau dicacah, lalu direbus dengan air sebanyak 150 liter. Saring dengan kain dalam stoples. Berdasarkan uji lapangan, bahan awal kulit pisang yang direbus itu akan menghasilkan cairan kulit pisang kira-kira 135 liter, bagian yang hilang 7,5 kg, dan sisa bahan padat sekitar 112,5 kg. Setelah disaring ke stoples, cairan kulit pisang ini perlu ditambah ammonium sulfit dan gula pasir.

Langkah berikut, didinginkan dan tambahkan ragi roti. Biarkan fermentasi berlangsung satu minggu. Hasilnya disaring lagi. Dari 135 liter cairan kulit pisang setelah difermentasi dan disaring menjadi 130 liter larutan beralkohol, dan lima liter produk yang tidak terpakai. Pada larutan beralkohol itu ditambahkan induk cuka, dan biarkan fermentasi berlangsung selama tiga minggu.

Selanjutnya, hasil fermentasi larutan beralkohol dididihkan. Nah, dalam kondisi masih panas, cuka pisang dimasukkan ke dalam botol plastik. Lalu segera ditutup dan disimpan dalam temperatur kamar. Biasanya pemasaran cuka pisang dikemas dalam plastik berukuran 40 ml, 60 ml, atau 80 ml. Jika dihitung, dari 100 kg kulit pisang akan diperoleh sekitar 120 liter cuka pisang.

Dendeng Jantung Pisang
















Untuk membuat dendeng jantung pisang perlu disiapkan sejumlah bahan, meliputi empat buah jantung pisang, satu sendok makan ketumbar, 50 gr ikan teri, 10 siung bawang merah, dan empat siung bawang putih. Sedangkan kebutuhan peralatan terdiri atas pisau, kukusan, penumbuk, dan tampah.

Cara membuatnya, ambil jantung pisang yang masih segar. Buang kelopak bagian luar hingga tampak kelopak dalamnya berwarna putih kemerah-merahan. Jantung pisang tersebut direbus sampai lunak. Lalu ditumbuk sampai halus.

Selanjutnya, bumbu-bumbu ditumbuk lalu dimasak dalam wajan. Setelah itu, tumbukan jantung pisang dimasukkan ke dalam wajan berisi bumbu. Diaduk-aduk sampai merata, lalu tambahkan gula merah. Jika sudah masak, silakan diangkat dan segera dicetak di atas tampah. Jadilah dendeng jantung pisang yang telah dicetak.

Dendeng tersebut dijemur selama 2-3 hari hingga kering. Lantas, digoreng hingga masak, dan akhirnya dikemas dalam kantong plastik.

Bonggol pisang dapat dijadikan kripik, selain itu bonggol pisang dapat dibuat alkohol
Melalui fermentasi. Fermentasi dapat diartikan sebagai disimilasi anaerobik senyawasenyawa organik yang disebabkan oleh aktivitas mikroorganisme. Fermentasi juga merupakan proses penguraian gula menjadi alkohol dan karbondioksida yang disebabkan aktivitas sel-sel khamir (Said, 1987). Karena bonggol pisang basah mengandung karbohidrat sebesar 11,6 g dan bonggol pisang kering mengandung karbohidrat sebesar 66,2 g, sehingga dapat dijadikan sebagai bahan baku dalam pembuatan cuka melalui proses fermentasi. Bonggol pisang dapat dijadikan sebagai bahan baku dalam pembuatan cuka melalui proses fermentasi. Hal ini dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan cuka yang semakin bertambah, dimana cuka dibutuhkan oleh industri yang makanan, laboratorium (kimia, biologi), pabrik farmasi dan sebagainya.

Adapun Kegunaan Pisang adalah sebagai berikut :

1. Luka:
  • Cara I: Ambil getah anak pisang, lalu oleskan pada bagian luka yang sudah dibersihkan.
  • Cara II: Ambil bonggol pisang. cuci lalu ditumbuk. Oleskan, ramuan ini pada tempat yang terluka
2. Luka bakar:
Pisang yang sudah masak dilumatkan, lalu oleskan pada luka bakar.
3. Kutil:
Kulit pisang klutuk dikerokkan dengan agak keras pada kutil. Beberapa jam kemudian, kutil pun akan mengelupas. Kalau belum sembuh juga, ulangi sampai 3x.

4. Digigit seranqqa:
Hati pisang yang ada di dalam batang pisang diparut, lalu diperas. Ambilairnya kira-kira 1 gelas. Minum ramuan ini 2x sehari, masing-masing 1/2 gelas. Lalu, ampasnya dipakai untuk mengompres luka karena gigitan serangga.

5. Ambeien:
  • Cara I: 3 – 5 pisang batu dicuci bersih, lalu diparut dan diperas untukdiambil airnya. Setelah disaring, berikan sedikit pulosari dan gula aren. Minum ramuan ini 2x sehari.
  • Cara II: Minum cairan dari bonggol pisang kepok.
6. Hepatitis:
Makan banyak pisang emas.

7. Mencegah demam nifas sehabis melahirkan:
Batang pohon pisang dlparut dan diperas untuk diambil airnya. Setelah disaring, minum 2x sehari.

8. Sariawan usus:
4 pisang batu mentah bersama-sama kulit dan buahnya diiris tipis-tipis, kemudian ditumbuk. Peras dan saring. Airnya taruh dalam gelas lalu embunkan selama 1 malam. Keesokan harinya minum begitu bangun tidur.

9. Cacar air:
Bonggol pisang batu diparut dan diperas untuk diambil airnya. Lalu, campur dengan adas dan pulosari. Setelah disaring, diminum 2x sehari.

10. Radang tenggorokan/amandel
Bonggol pisang kepok diparut dan diperas untuk diambil airnya. Gunakan air tsb. untuk berkumur. Lakukan hal ini 3x sehari.

11. Disentri:
Cara I: Bonggol pisang batu diparut dan diperas untuk diambil airnya sebanyak 1/2 gelas. Ramuan ini untuk diminum 3x sehari.
Cara II: 2 bunga pisang kepok setelah dicuci bersih, lalu dikunyah dan ditelan airnya.

12. Diare:
  • Cara I 2 bunga pisang kepok dibakar sampai hitam, setelah itu ambil bagian dalamnya dan makan.
  • Cara II: Minum 1 gelas anggur cairan dari bonggol pisang kepok.
  • Cara III: 3 pisang batu masak, 3 pisang batu mentah ditumbuk, lalu diperas untuk diambil airnya. Minum ramuan ini 3x sehari, masing-masing 1 gelas anggur.
  • Catatan: Cara lll jangan digunakan bila kotoran berupa lendir berwarna hijau.
13. Mimisan:
  • Cara I: Mar atau batang pisang kepok ditumbuk halus, lalu diseduh dengan 1/2 gelas air panas. Setelah disaring, minum 1x sehari, sekaligus.
  • Cara II: Hirup cairan dari bonggol pisang kepok.

14. Sembelit:
Makan pisang ambon lumut dan pisang emas. Lakukan beberapa kali sehari.

15. Sariawan:
2 pisang batu masak, 2 pisang batu mentah yang sudah dikupas kulitnya, ditumbuk sampai halus. Lalu, beri 2 sendok makan madu. Minum ramuan ini 2x sehari.

16. Anemia:
Anak pisang kepok yang baru 1 jengkal dicuci bersih lalu diparut. Beri 1 sendok makan garam, lalu peras. Minum ramuan ini 2x sehari, masing-masing 3 sendok makan.

17. Sakit maag:
1 pisang batu mentah beserta kulitnya, 1 buah mengkudu ditumbuk sampai halus, lalu dicampurkan dengan 3 pisang batu masak. Semuanya ini diremas-remas dengan sedikit air. Setelah disaring, minum sekaligus selama 2 minggu.

18. Radang qinjal:
Minum cairan dari batang pisang yang dicampur dengan sedikit gula batu. Minum ramuan ini 3x sehari.

19. Menyuburkan rambut:
  • Cara I: Cairan dari bonggol pisang dioleskan ke kulit kepala.
  • Cara II: Bonggol pisang ditumbuk dan diperas untuk diambil airnya. Campurkan air itu dengan minyak urang aring secukupnya. Lalu, embunkan 1 malam. Basahkan kulit kepala dengan ramuan ini sambil mengurut kepala Anda. Setelah beberapa jam, keramaskan rambut Anda.
20. Menghaluskan telapak tangan:
Gosokkan kulit pisang emas ke tangan Anda.

21. Penelitian : Mencari obat terbaik memerangi virus HIV tak pernah usai. Sebuah penelitian terbaru menemukan kimia alami dalam pisang dapat membantu melindungi wanita terhadap penularan seksual HIV. Melalui tes laboratorium, peneliti AS menemukan sebuah senyawa kimia lektin yang diberi nama BanLec berpotensi menyamai dua obat HIV yang ada saat ini. Lektin, sebuah protein yang mengikat gula bisa mengidentifikasi dan menyerang virus dari luar. Cara kerjanya, lektin mengikat lapisan HIV-1 kaya gula gp120, dan Banlec memblok masuknya HIV ke dalam sel tubuh. Para peneliti dari University of Michigan Medical School mengungkap hasil temuan BanLec bisa lebih murah dan sangat efektif sebagai komponen baru vagina mikrobisida. Laporan studi akan terbit dalam Journal of Biological Chemistry. “Kendala obat HIV adalah virus bermutasi dan resisten, tapi hal itu lebih sulit terjadi saat virus HIV berhadapan dengan lektin,” ungkap peneliti Michael D. Swanson seperti dikutip dari Healthday. “Lektin mengikat gula di tempat berbeda pada lapisan HIV-1 dan diasumsikan akan bermutasi agar virus berada di sekitar mereka.”

Sumber : Leo Sukma Wijaya