SHARE DAN BERBAGI DALAM KOMUNITAS SOSIAL MEDIA INDONESIA

SHARE DAN BERBAGI DALAM KOMUNITAS SOSIAL MEDIA INDONESIA

SHARE DAN BERBAGI DALAM KOMUNITAS SOSIAL MEDIA INDONESIA

SHARE DAN BERBAGI DALAM KOMUNITAS SOSIAL MEDIA INDONESIA

SHARE DAN BERBAGI DALAM KOMUNITAS SOSIAL MEDIA INDONESIA



Para pemuda Gereja Kristen Injili Klasis Biak Selatan, Kabupaten Biak Numfor, Papua, ikut menjaga keamanan pelaksanaan pawai takbir keliling dan lomba kendaraan hias menyambut malam hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 Hijriah, Selasa (5/7) malam.

Prosesi pengamanan pawai takbir pemuda Gereja ditandai dengan penyerahan api obor dari koordinator David Rumansara kepada Bupati Thomas Ondy yang langsung diserahkan kepada Ketua Panitia Hari Besar Islam Haji Andi Firman Madjadi sebelum pelepasan pawai.

David Rumansara mengakui, keterlibatan pemuda gereja dalam pengamanan pawai takbir keliling sebagai wujud nyata menjaga toleransi hubungan antar umat beragama dalam merayakan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H.

Biak sebagai daerah yang kondusif dan zona damai, menurut David Rumansara, harus tetap dijaga bersama sehingga kehidupan hubungan antar pemeluk agama saling menghormati dalam merayakan hari besar keagamaaan.

"Api obor ini sebagai syimbol penerang untuk semua umat beragama, ya momentum pawai takbir menjadi bukti akan keterlibatan pemuda gereja mengamankan pawai takbir menyambut Idul Fitri," ungkap David Rumansara.

Sementara itu, Bupati Biak Numfor Thomas Ondy melepas pawai takbir keliling menyambut hari raya 1 Syawal 1437 h bertempat di lapangan hanggar Lanud Manuhua Biak, Selasa malam.

Bupati Thomas Ondy menyambut positif pelaksanaan pawai takbir keliling dilakukan Panitia Har Besar islam untuk menyemarakan malam hari raya Idul Fitri 1437 hijriah.

Pemkab Biak Numfor memberikan dukungan setiap umat beragama menyelenggarakan perayaan hari besar keagamaan sesuai dengan tradisi dan ajaran agama umat bersangkutan," ujar Bupati Thomas Ondy.

Dia berharap, dengan mengumandangkan takbir, tahmid dan tahlil sebagai wujud syukur memuji kebesaran nama Allah SWT setelah menyelesaikan ibadah puasa selama satu buan penuh Ramadhan.

"Momentum hari raya Idul Fitri akan memberikan peningkatan keimanan dan ketakwaan karena umat Islam yang berpuasa kembali fitrah," ungkap Bupati Thomas Ondy.

Ikut hadir menyaksikan pelepasan pawai takbir diantaranya ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Pendeta MaxKafiar, Kepala Kantor Kementerian Agama Asden J Naiborhu, Dalanud Kolonel (Pnb) Arief Widianto, Kapolres AKBP Hadi Wahyudi, Dandim 1708 Letkol Inf Gandung Eko Prabowo, Danyon 468 sarotama Paskas Letkol Paulus Purwadi.

Pelaksanaan takbir keliling dan lomba kendaraan hias diikuti sebanyak 120 kendaraan berbagai jenis dengan beraneka hiasan bernuansa masjid dan qubah berjalan lancar hingga selesai pukul 23.00 wIT. (X-11)

Sumber : Media Indonesia



NARAPIDANA RUTAN CIPINANG DAPAT REMISI LEBARAN





Sebanyak 419 warga binaan penghuni Rumah Tahanan Klas I Cipinang, Jakarta Timur, mendapatkan remisi khusus atau pengurangan masa hukuman dalam rangka Idul Fitri 1437 Hijriah.

"Narapidana yang memperoleh remisi sebanyak 419 orang, terdiri dari 409 remisi khusus I dan 10 orang remisi khusus II atau yang langsung bebas hari ini," kata Kepala Rutan Klas I Cipinang Asep Sutandar ketika ditemui usai mengikuti Shalat Idul Fitri di Rutan Cipinang, Rabu (6/7).

Menurut data rekapitulasi perolehan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri Rutan Klas I Cipinang, 409 warga binaan yang mendapat remisi khusus I terdiri dari 41 orang mendapat remisi 15 hari, 331 orang mendapat remisi satu bulan, dan 37 orang memperoleh remisi satu bulan 15 hari.

Berdasarkan kasus dan perkara, 409 warga binaan yang memperoleh remisi khusus I terdiri dari narapidana teroris dua orang, narkotika 214 orang, dan pidana umum 193 orang.

Tidak ada narapidana tindak pidana korupsi di Rutan Cipinang yang memperoleh pengurangan masa hukuman.

Di Rutan Cipinang sendiri terdapat 49 narapidana dan 50 tahanan terkait tindak pidana korupsi. Dari jumlah tersebut ada beberapa yang sebelumnya telah dipindah ke Lapas Sukamiskin. "Kasus korupsi tidak ada yang mendapat remisi sesuai PP 99," kata Asep.

Kemudian, untuk 10 orang yang bebas karena remisi khusus II terdiri dari narapidana dengan perkara Pasal 372 KUHP tentang penggelapan sebanyak dua orang, Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian enam orang, Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan satu orang, dan kasus narkoba satu orang.(X-11)

Sumber : Media Indonesia


RAJA ARAB SAUDI TEGASKAN PERANGI EKSTRIMIS AGAMA



Raja Arab Saudi Raja Salman mengingatkan bahwa negaranya akan menyerang dengan "tangan besi" terhadap orang-orang yang memangsa kerapuhan generasi muda untuk masuk ke ekstrimis agama. Raja Salman, 80, menegaskan hal itu sehari setelah pengebom bunuh diri menghantam tiga kota dalam serangan yang tampaknya seperti kampanye yang terkoordinasi.

Dalam sebuah pidato menandai Idul Fitri, Raja Salman mengatakan tantangan besar yang dihadapi Arab Saudi adalah menjaga harapan bagi para pemuda yang menghadapi risiko radikalisasi.

"Kami akan menyerang dengan tangan besi pada mereka yang menarget akal dan pikiran... generasi muda kami yang kami cintai," kata Salman.

Empat petugas keamanan tewas pada serangan hari Senin yang menarget Konsulat Amerika Serikat, para muslim Syiah dan pusat keamanan di masjid di Kota Suci Madinah. Semua serangan tampak sudah diatur waktunya sehingga bertepatan mendekati hari raya Idul Fitri.

Kepala bagian Hak Azasi Manusia PBB menyampaikan pada Selasa, mendeskripsikan bom di luar masjid Nabi Muhamad di Madinah sebagai "sebuah serangan terhadap Islam itu sendiri" dan banyak umat Muslim yang kaget situs tersuci kedua mereka menjadi sasaran.

Belum ada satu grup pun yang mengaku bertanggung jawab namun militan ISIS telah melancarkan aksi bom yang mirip di sekutu AS, negara-negara kerajaan Sunni tahun lalu, menyasar kaum minoritas Syiah dan pasukan keamanan Saudi.

Zeid Ra'ad al-Hussein, Komisaris Tinggi Hak Azasi Manusia PBB dan anggota keluarga kerajaan Jordan, menyampaikan pidatonya melalui juru bicara di Jenewa.

"Ini adalah salah satu dari situs tersuci Islam, serangan seperti itu yang terjadi pada saat Ramadhan, bisa dianggap sebagai serangan langsung terhadap muslim di seluruh dunia," katanya. "Ini adalah serangan terhadap agama itu sendiri," katanya dilaporkan Reuters.(X-11)

Sumber : Media Indonesia

PAWAI TAKBIRAN DIBOGOR MERIAH



Komunitas Bogor Sahabat (Bobat) menginisiasi pelaksanaan Pawai Takbir untuk memeriahkan malam takbiran menyambut datangnya Idul Fitri 1437 Hijriah. Pawai Takbir ini menjadi yang pertama kalinya dilaksanakan Kota Bogor dan mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Bogor.

Kegiatan pawai dimulai dari Balai Kota Bogor, rombongan peserta pawai berkeliling kota dan berakhir di Masjid Raya Bogor.

"Ini Pawai pertama dan akan mengerahkan seluruh aparat, tentunya dilakukan lebih tertib," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Selasa (5/7) malam.

Menurutnya, Ramadan tahun ini dilalui dengan kondusif, sehingga diharapkan menghadapi Lebaran nanti masyarakat tetap menjaga keselamatan diri.

"Bagi masyarakat yang mudik pastikan meninggalkan rumah dengan keadaan aman, dan berhati-hati di jalan," katanya.

Sedangkan untuk warga yang tetap berlebaran di Kota Bogor dapat merayakan Idul Fitri dengan mengikuti Pawai Takbir di Balai Kota.

Pelaksanaan Pawai Takbir yang pertama ini mendapat respon positif sejumlah pihak salah satunya Ketua DKM Masjid Raya Bogor Ahmad Fathani. Menurutnya, kegiatan pawai takbir tersebut bertujuan untuk menyemarakkan malam takbiran di Kota Bogor.

"Kota Bogor bisa melaksanakan pawai takbir yang melibatkan banyak masyarakat ini sebuah kebaikan, di saat pemerintah daerah lain seperti DKI yang tidak memperbolehkan pawai takbir," katanya.

Ketua GP Anshor Kabupaten Bogor Abdullah Nawawi juga mendukung pelaksanaan Pawai Takbir di Kota Bogor sebagai penyebarluasan syiar Islam.

"Pawai Takbir ini turut membawa dan menyebarluaskan syiar agama. Karena tidak ada suatu syiar yang merusak lingkungan dan hal ini bukan sekadar sebuah budaya tetapi bentuk dari ibadah juga sedangkan jika budaya tidak mengandung unsur ibadah," katanya.

Ia menambahkan sebagai bentuk dukungan GP Anshor ikut memeriahkan dan mengamankan pelaksanaan Pawak Takbir Keliling di Kota Bogor.

Pawai Takbir diisi dengan berbagai kegiatan lomba bernuansa Islam mulai dari parade marawis, parade bedug dan pawai muslimin dan muslimat.

Total ada 27 peserta lomba yang memeriahkan Pawai Takbir diikuti ratusan warga Kota Bogor. Pemkot juga menyiapkan 40 mobil kendaraan untuk mendukung Pawai Takbir.(X-11).

Sumber : Media Indonesia

MALAM TAKBIRAN DI JAKARTA KONDUSIF



Suasana malam takbiran di Ibukota Jakarta dan sekitarnya pada terpantau aman dan kondusif.

Belum terpantau adanya konvoi kendaraan takbir keliling di sekitaran Bundaran HI dan Patung Kuda, Jakarta Pusat pada Selasa (5/7) malam karena pihak kepolisian melarang pawai takbir keliling melintasi area tertib lalu lintas tersebut.

Sejumlah polisi dan kendaraan panser tampak disiagakan di kawasan Monumen Nasional pada malam takbiran kali ini.

Suasana langit Jakarta pun dihiasai oleh sejumlah suara takbir yang menggema dan juga petasan serta kembang api seperti yang terpantau di sekitaran Kebon Sirih, Gondangdia, Tebet, hingga Pasar Minggu.

"Di sini ramai dengan petasan. Asal jangan kena tangan saja, bisa-bisa tidak merayakan Lebaran," kata Riky Ramadani warga Jakarta yang tinggal di Tebet.

Sementara itu, Aulia warga Pasar Minggu, Jakarta Selatan mengeluhkan bisingnya malam takbiran karena petasan.

"Banyak suara petasan di sini, anak saya yang masih bayi sering nangis karena kaget dengan ledakannya," kata dia.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Moechgiyarto telah menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan pengamanan pada malam takbiran pada Selasa di Jakarta.

Kapolda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 6.984 personel untuk melakukan pengamanan pada malam takbiran dan Hari Raya Idul Fitri di Jakarta dan sekitarnya.

"Malam takbiran ini akan kita amankan dan juga kita kawal segala konvoi yang nantinya digelar masyarakat," kata Moechgiyarto.

Walaupun pihak kepolisian mengimbau warga untuk tidak melakukan pawai takbir keliling, namun sejumlah warga tetap melaksanakan tradisi turun temurun itu di sejumlah wilayah di Jakarta seperti yang terpantau di Cipayung, Jakarta Timur.

"Alhamdulillah di kota Jakarta masih bisa melihat takbir keliling, meriah," kata Ahmad Murdiyanto lewat postingan di akun instagramnya.(X-11)


Sumber: Media Indonesia