SHARE DAN BERBAGI DALAM KOMUNITAS SOSIAL MEDIA INDONESIA

SHARE DAN BERBAGI DALAM KOMUNITAS SOSIAL MEDIA INDONESIA

SHARE DAN BERBAGI DALAM KOMUNITAS SOSIAL MEDIA INDONESIA

SHARE DAN BERBAGI DALAM KOMUNITAS SOSIAL MEDIA INDONESIA

SHARE DAN BERBAGI DALAM KOMUNITAS SOSIAL MEDIA INDONESIA

JADILAH PELOPOR DALAM KESELAMATAN BERLALULINTAS

Funny Animations That Move

Sedang dalam perjalanan tiba-tiba bertemu dengan beberapa Petugas Kepolisian yang sedang melakukan pemeriksaan di jalan. Beberapa dari Anda merasa panik? Bisa jadi kepanikan ini karena kurangnya percaya diri Anda terhadap kelengkapan yang Anda gunakan atau bawa ketika berkendara di jalan. Alangkah baiknya perhatikan beberapa hal di bawah ini sebelum Anda keluar rumah lalu mengemudi kendaraan bermotor di jalan. 

Pada saat diadakan pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor wajib menunjukkan:
  1. Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor;
  2. Surat Izin Mengemudi;
  3. Bukti Lulus Uji Berkala; dan/atau
  4. Tanda bukti lain yang sah.
Perhatikan kembali beberapa hal di bawah ini sebelum Anda mengemudikan kendaraan:
  • Kondisi Anda sebagai pengemudi dalam keadaan sehat dan tidak mengantuk;
  • Kendaraan Anda layak jalan dan periksa kembali kelengkapan surat-surat kendaraan;
  • Pengendara yang mengemudikan sepeda motor dan penumpang sepeda motor wajib mengenakan helm yang memenuhi standar nasional Indonesia.
  • Sepeda motor tanpa kereta samping dilarang membawa penumpang lebih dari 1 (satu) orang;
  • Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor beroda empat atau lebih di jalan dan penumpang yang duduk di sampingnya wajib mengenakan sabuk keselamatan.
  • Serta semua hal lainnya yang menyangkut keselamatan jiwa pengemudi dan orang lain di jalan.

UGAL-UGALAN DIJALAN RAYA

gambar,animasi,bergerak,mobil,lucu,unik,lari,gokil

Kalangan perguruan tinggi menjadi elemen masyarakat yang mampu ikut menekan fatalitas kecelakaan lalu lintas jalan. Peran kampus cukup kuat lewat gerakan moral dan intelektual, terutama dalam menekan perilaku mentalitas jalan pintas.
“Faktanya, pada 2013, sekitar 42 persen kasus kecelakaan dipicu oleh perilaku berkendara yang ugal-ugalan. Selebihnya perpaduan dari aspek manusia lainnya, seperti lengah danngantuk, serta faktor jalan, kendaraan, dan alam,” ujar Edo Rusyanto, penulis buku Menghapus Jejak Roda dan pegiat keselamatan jalan, di sela "Road Show Menghapus Jejak Roda" di kampus Sekolah Vokasi Universtias Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Jumat (17/10).
Kegiatan yang bertajuk “Kampus Penggerak Perubahan Kesadaran Berlalu Lintas Jalan yang Aman dan Selamat” itu menghadirkan sejumlah pembicara. Tampil sebagai pembicara adalah Kepala Sub Direktorat Pendidikan dan Rekayasa Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah (Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda) Yogyakarta, AKBP Affandi, Ketua Yayasan Astra Honda Motor (YAHM), Hari Sasono, dan Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Gunadi Sindhuwinata. Acara dibuka oleh Direktur Sekolah Vokasi UGM Yogyakarta, Hotma Prawoto Sulistyadi.
Menurut Edo Rusyanto, dunia perguruan tinggi selaku pencetak intelektual muda semestinya mampu menjadi agen keselamatan yang andal. Lewat pemikiran dan rasionalitas, kalangan kampus semestinya mampu memangkas egoisme saat berlalu lintas jalan. Egoisme menjadi salah satu pemicu terjadinya perilaku ugal-ugalan atau melanggar aturan yang berlaku di jalan raya. Sikap egois atau mentalitas jalan pintas terlihat dari sikap tidak mau antre atau menerobos lampu merah saat di jalan raya.
“Egoisme bisa melahirkan perilaku arogan yang ironisnya berbuah pada perilaku melabrak aturan. Padahal, polisi selalu bilang bahwa pelanggaran aturan merupakan awal dari terjadinya kecelakaan,” kata pria yang juga Ketua Road Safety Association (RSA) Indonesia itu.
Sementara itu, Hari Sasono, menegaskan, sekalipun jumlah kendaraan cukup banyak di jalan raya, namun bila pengendaranya tertib bisa mengurangi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Karena itu, kata dia, penting disosialisasikan berkendara sepeda motor yang aman dan selamat (safety riding) kepada masyarakat pengguna jalan.
“Kami selalu mengajak dan mengedukasi masyarakat untuk berkendara yang aman dan selamat, termasuk sosialisasi ke kalangan perguruan tinggi,” kata dia.
Edo Rusyanto menambahkan, Indonesia sudah cukup berduka dengan hilangnya lebih dari 300.000 jiwa yang tewas akibat kecelakaan di jalan sepanjang 1992 hingga 2013. Selain itu, tak kurang dari satu juta orang menderita luka ringan maupun luka berat akibat jagal di jalan raya.
Menurut Gunadi Sindhuwinata, produsen sepeda motor punya tanggung jawab untuk mengedukasi pengguna sepeda motor. "Kami peduli keselamatan jalan, tidak hanya memproduksi dan menjual motor," katanya.
Kelompok usia muda atau produktif menjadi korban sekaligus pelaku kecelakaan yang dominan. Data Korlantas Polri membeberkan, pada 2103, sekitar 25 persen korban kecelakaan lalu lintas jalan adalah kalangan pelajar dan mahasiswa. Sedangkan sekitar 19 persen pemicu kecelakaan adalah kelompok usia muda tersebut. Tahun itu pula, setiap hari sekitar 72 orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas jalan.

GURU HARUS BIJAK MENGHUKUM MURID



Sebagai manusia biasa, wajar saja kalau guru merasa kesal. Namun menjadi tidak wajar kalau sampai menjadi emosional, Hukuman adalah konsekuensi dari sebuah perbuatan yang ingkar atau keluar dari aturan yang telah disepakati. Hukuman juga sebagian dari fenomena kehidupan yang berfungsi untuk mengubah, meluruskan atau menanamkan rasa tanggung jawab pada diri orang. 
Karena itu, jika ingin pribadi murid terbentuk, mungkin saja seorang guru mengambil berbagai tindakan yang mungkin, termasuk memberikan hukuman. Namun demikian, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan dalam memberikan hukuman.
1. Hindari hukuman, utamakan memberikan penguat pada perilaku yang dikehendaki
Memang yang diutamakan adalah tidak menghukum. Jika masih memungkinkan, seorang guru lebih baik fokus kepada perilaku yang positif dari siswanya. Harapannya, jika perilaku positif diperhatikan dan diperkuat, maka energi anak akan diarahkan untuk melakukan hal tersebut. Karena mendapat penguatan, misalnya dengan hadiah atau pujian, maka anak akan fokus kpeada perilaku tersebut.
2. Fokus kepada perubahan yang diharapkan
Hukuman hanya alat, Yang utama adalah perubahan sikap dan perilaku dari murid. Jika terjebak hanya berkutat pada hukumannya, maka kecenderungannya akan menjadi emosional.
3. Gunakan prinsip ekonomis dalam menghukum
Apa itu prinsip ekonomi? Masih ingat dengan berkorban yang sekecil-kecilnya untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya? Iya, itu prinsip ekonomi. Seorang guru sangat penting memahami bentuk-bentuk hukuman beserta efeknya buat anak atau murid. Membuat level hukuman juga sama baiknya, misalnya mengurutkan dari memberi tahu, memarahi, sampai melakukan hukuman fisik. Jika dengan memberi tahu saja perilaku murid sudah berubah sesuai dengan yang diharapkan, kenapa harus melakukan pemukulan? Ini bersesuaian dengan poin 2, fokkus kepada perubahan yang diinginkan.
4. Hukuman yang tepat dan proporsional
Hukuman juga tetap harus proporsional. Mengamati terus hukuman yang sedang dijalankan oleh murid sangat penting. Pada saat mengamati, guru bisa tahu perubahan yang terjadi, minimal perubahan ekspresi. Guru yang sering mengamati muridnya pasti lebih kenal, apakah muridnya sudah ‘kapok’ atau sudah berubah perilakunya. Lebih mudahnya guru bisa saja memberikan kelonggaran kepada murid untuk menyatakan bahwa dirinya tidak akan melakukan lagi. Misalnya hukuman lari keliling lapangan. Guru mungkin bilang, “Kamu terus berlari sampai aku bilang berhenti”. Di tengah berlari, guru mengamati. Kelelahan adalah batasnya, bukan dendam. Amati wajah murid. Jika mulai lelah, maka guru bisa bilang “Jika kamu merasa dirimu sudah berubah dan berjanji tidak akan mengulangi lagi, maka silahkan berhenti.
5. Iringi hukuman dengan komunikasi
Jangan terapkan hukuman bisa. Artinya, guru hanya menghukum secara mentah tanpa penjelasan apapun. Ini jadi mekanis. Yang ada hanya hubungan antara kesalahan dan hukuman, tidak ada nilai plus yang berupa pendidikan. Misalnya anak disuruh berdiri di depan kelas. Mungkin guru sambil menjelaskan untuk apa hukuman tersebut diberikan. Jika siswa ingin bicara, persilahkan. Polisi saja selalu tanya, “tahu kesalahannya apa?” ketika hendak menilang.
6. Sudahi dengan ending yang manis
Hukuman adalah sarana untuk mendidik. Perubahan sikap dan perilaku murid adalah tujuan akhirnya. Jika murid telah menunjukkan perubahan dan berkomitmen untuk menjaga sikap dan perilakunya dari kesalahan yang sama, maka murid tetap layak mendapatkan apresiasi. 

OBATILAH SAKITMU DENGAN BERSEDEKAH





Seorang teman mengirim cerita yg menarik untuk dibaca. Cerita dari saudara Hamid Husain, di salah satu keluarga Arab Saudi yg tinggal di pinggiran kota Riyadh, karena sang istri menderita kanker darah stadium 4, maka keluarga ini merekrut seorang TKW asal Indonesia untuk mendampingi dan merawat sang istri.

Seminggu TKW ikut keluarga Saudi ini, sang isteri yg menderita kanker darah ini curiga kepadanya karena sering bolak balik ke kamar mandi dan berlama-lama. 

Lalu suatu pagi ia menanyai sang pembantu kenapa sering ke kamar mandi dan berlama-lama tidak wajar. Sang TKW kaget karena dicurigai namun kemudian ia menjelaskan bahwa ia baru saja 20 hari yang lalu melahirkan seorang bayi. 

Karena sangat butuh uang iapun mendaftar menjadi TKW dan berangkat ke Saudi dengan biaya pinjam kiri kanan. Kondisi kedua payudaranya selalu penuh ASI, maka dia yang masih belum pulih dan masih diselimuti rasa rindu pada anaknya sering ke kamar mandi mengeluarkan ASI sambil membayangkan menimang bayinya yang ditinggal di Indonesia. 

Sang majikan perempuan ini pun iba, dan segera bookingkan pesawat. 

Keesokan harinya ia memanggil sang TKW sekaligus menyodorkan 2 amplop berisi ticket pesawat, paspor dan gaji selama 24 bulan (sesuai perjanjian kerja kontrak 2 tahun). 

Sang majikan berkata, "Saya tidak tega, saya dapat merasakan perasaan seorang ibu, pulanglah ke kampungmu, jika suatu hari kamu ingin kembali silahkan, dengan senang hati kami terima, ini no telepon kami, silahkan hubungi kami jika perlu apa2". Sang pembantu sangat gembira dan pulang ke tanah air. 

Keadaan sang majikan tiap hari terus membaik meskipun tanpa pembantu. Dia ke dokter langganannya, periksa, dokter kaget, seolah tidak percaya, untuk meyakinkan, dokter mengulangi beberapa kali CT-scan, endoscopy, periksa darah berulang ulang, Hasilnya tetap menunjukkan 100% sembuh total. Ia bersih dari kanker. Ia bertanya, bagaimana ini bisa sembuh? Obat apa yang diminum? 

Dia hanya berkata, "Tak ada obat yg diminum. Pesan Rasulullah saw: 'Obatilah sakitmu dengan perbanyak bersedekah, Subhanallah..!


CIRI CIRI WANITA SOLEHAH


Wanita Soleha

1. Kecantikan Dalaman~ : Wanita yang tulen adalah wanita yang lemah lembut dalam pewarakannya tetapi prinsip dan nilai hidupnya begitu agung dan tinggi merantai dirinya.Itulah kecantikan dalaman yang sukar ditandingi.

2. Keanak-anakan~ : Lelaki suka membela, menjaga, membimbing dan melindungi justeru mereka boleh berperanan menjadi pelindung kepada mereka.Keperibadian wanita yang manja keanak-anakan memang merupakan salah satu keindahannya namun tidaklah berkeanak-anakan yang melampau kerana akan menunjukkan bahawa diri wanita itu tidak matang.

3. Cantik~ : NAFSU mengatakan wanita cantik pada rupanya,AKAL mengatakan wanita cantik pada ilmu dan kepandaiannya,HATI mengatakan wanita itu cantik pada akhlaknya.

4. Berakhlak Mulia~ : “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang solehah”Sebagai ibu, terukir di paparan dada. Sebagai isteri, pengubat duka nan lara. Sebagai kekasih, dirindui saban ketika. Sebagai mujahidah.

5. Berpegang pada agama~ :“ Dikahwini wanita itu kerana 4 perkara, kecantikannya, hartanya, keturunannya, dan agamanya. Pilihlah yang paling beragama”

6. Dari keturunan yang baik-baik.~: Seorang wanita yang dari keturunan yang baik2 mudah diterima lelaki. Namun wanita yang berasal dari keturunan yang hina seperti anak zina atau sebagainya tidak wajar merasakan dirinya tidak layak menjadi wanita idaman. Islam mengangkat tinggi umatnya yang bertaubat dan sentiasa memperbaiki diri kerana taqwa menjadi darjat kemuliaan disisi Allah.

7. Bijaksana~ : Saidatina Aisyah r.a. merupakan seorang tokoh intelektual terbilang. Sebanyak 2210 hadis sahih berjaya diriwayatkan selama 9 tahun hidup bersama Rasulullah s.a.w. Beliau merupakan fuqoha’ (ahli hukum) Madinah yang unggul dan juga berpengetahuan dalam bidang perubatan.~Wanita idaman lelaki ialah wanita yang pandai tetapi tidak menunjuk-nunjuk pandai kerana ianya mencabar ego lelaki lalu menyebabkan lelaki menyampah terhadapnya.

8. Tidak mempamerkan keseksian~: “Wanita yang berpakaian tetapi sebenarnya telanjang untuk mencari perhatian lelaki, yang melenggok-lenggokkan tubuhnya, yang kepalanya seperti punuk (bonggol) unta, mereka itu tidak akan masuk syurga” (Hadis Riwayat Muslim)

9. Tidak Cerewet~ : Wanita yang cerewet boleh merimaskan lelaki dan mudah menyebabkan lelaki menyampah terhadapnya.

10. Memahami lelaki~: Contoh: Yang berlaku: “Itulah abang! Asyik bekerja aje. Mementingkan diri sendiri… Tak ingat nak balik rumah… Tak abis-abis layan kawan.. kawan.. kawan… Hal rumah ni takkan nak suruh saya buat sorang!”Yang sebenarnya berlaku: Di pejabat, bos sambung meeting hingga pukul 7 malam. Singgah solat Maghrib di masjid. Ada penceramah idola. Dengar ceramah sehingga solat isyak. Dalam perjalanan pulang, kawan lama telefon minta jumpa di warung ada hal penting katanya. Pukul 10 malam baru sampai di rumah.

11. Tidak terlampau cemburu~ : “Tidak boleh iri hati melainkan dalam dua perkara iaitu seseorang yang telah dikurniakan Allah harta lalu dihabiskan dijalan Allah dan orang yang dikurniakan ilmu pengetahuan, lalu ia mengeluarkan hukum berpandukan ilmunya (al-Quran dan Hadis) serta diajarkan kepada orang lain” (riwayat Al-Bukhari dan Muslim)

12. Sejuk mata memandang. : ~Bersopan-santun, sentiasa memaniskan muka~ Sentiasa senyum~Menutup aurat~Ramah dan mesra~Menundukkan pandangan.

13. Pandai menaikkan semangat dan bermotivasi~ : Lelaki lebih tertarik untuk mencari wanita yang pandai menaikkan semangat dan bermotivasi ketika dia memerlukannya.

14. Canggih~ : Wanita yang pandai menyesuaikan diri dengan arus perkembangan semasa tetapi masih mengekalkan ciri-ciri wanita Islam yang berakhlak mulia dan menutup aurat.

15. Mempunyai persamaan yang bermakna~ : Suatu hari,Imam Malik hairan melihat burung merpati dan gagak berkumpul bersama. Dengan spontan beliau berkata,”Kedua-duanya bersatu padahal jenisnya tidak sama”. Ketika burung itu terbang,beliau melihat keduanya masih ada persamaan iaitu kedua-duanya cacat. Lalu beliau berkata,”Sebab itulah burung itu dapat bersatu”.

16. Pemaaf~: Wanita yang suka mendahului meminta maaf walaupun dirinya tidak bersalah digambarkan mempunyai peribadi yang unggul dan mudah disayangi.

17. Seimbang~ : Seimbang dari sudut pergaulan, keagamaan, pengurusan diri, dan pengurusan masa.

18. Berkeyakinan diri

19. Mempunyai ‘body language’ yang baik. : Cara percakapan, kawalan diri di hadapan org ramai dan sbgnya.Yang penting bukan bentuk body seseorang wanita itu yg jd ukuran.